Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Pemerintah Sebut Ada Pemda yang Tahan Pencairan BLT

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-05-23
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mengingatkan Pemerintah Daerah (pemda) untuk tak menahan pencairan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa yang ditargetkan diterima sebanyak 12 juta Keluarga Penerima Bantuan (KPB).

Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar mengungkap ada Pemda yang menahan agar dana desa yang terparkir di rekening daerah tak dicairkan.

“Saya berharap Bupati dan Walikota melepas (kewenangan) sepenuhnya kepada desa agar desa melakukan percepatan BLT desa, jangan dihambat, banyak aturan. Saya dengar ada desa yang sudah mau cair semua (dana) tapi kepala daerah menghentikan dengan berbagai alasan. Ini kami harapkan jangan terjadi, kasihan,” ungkapnya lewat video conference pada Jumat (22/5).

Ia menyayangkan Pemda yang tak mendelegasikan kewenangan pencairan dana BLT kepada perangkat desa sehingga proses pencairan dana desa pun terhambat. Per Jumat (22/5), baru sekitar 3.802.367 keluarga miskin yang menerima BLT dari total target 12 juta KPM atau di kisaran 31,6 persen.

Abdul menyebut banyak kepala daerah yang menginginkan pemberian BLT dan bantuan sembako dilakukan bersamaan, ini menyebabkan maraknya pemarkiran dana desa di rekening Pemda.

Ia menilai kedua program bantuan pemerintah tersebut tak perlu dilakukan berbarengan. Dia mengimbau desa yang telah siap mencairkan BLT dana desa untuk langsung menyalurkannya kepada KPM mengingat perayaan Lebaran pun kian dekat.

“Kadang masalah itu ada di daerah di mana Bupati Walikota menginginkan adanya kesamaan penyaluran bansos tunai dan pangan, sehingga dana desa ditahan. Maksud kami jangan begitu, kalau desa siap ya biarkan desa menyalurkan,” ucapnya.

Abdul menjelaskan kendala lainnya yaitu belum dilaksanakannya musyawarah desa khusus (musdesus) untuk menentukan siapa saja KPM di desa terkait. Banyak desa, sambung dia, yang merasa tak membutuhkan BLT sebab warganya tak mengalami dampak dari pandemi virus corona.

Namun, ia berharap perangkat desa dapat menyelesaikan musdesus sesegera mungkin agar dana BLT dapat dikirimkan ke rekening daerah yang dapat segera dicairkan jika dibutuhkan.

“Saya tekankan, apapun kondisinya harus musdesus. Paling tidak harus sudah mengalokasikan BLT desa di APBDes, supaya pagu ada dan tinggal menyalurkan kalau menemukan warga terdampak. Kalau tidak kepake tidak apa-apa, nanti akan ada penyesuaian,” pungkasnya.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Ekonom Nilai Kenaikan BLT Dana Desa Tak akan Maksimal

Next Post

Warga Desa Terdampak Corona Dapat BLT Selama 6 Bulan

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Warga Desa Terdampak Corona Dapat BLT Selama 6 Bulan

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara