Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

AS Pangkas Bunga Acuan, Rupiah Lesu ke Rp14.042

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-10-31
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.042 per dolar AS pada perdagangan pasar spot, Kamis (31/10) sore. Kurs mata uang garuda tercatat melemah 12 poin atau 0,09 persen dibandingkan perdagangan kemarin, Rp14.030 per dolar AS.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.008 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Rabu (30/10), Rp14.044 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Tercatat, peso Filipina menguat 0,39 persen, won Korea menguat 0,37 persen, yuan China 0,13 persen, dan yen Jepang 0,42 persen.

Selanjutnya, baht Thailand, dolar Singapura, dan ringgit Malaysia masing-masing menguat sebesar 0,10 persen. Sementara, pelemahan terjadi pada rupee India 0,11 persen, dan lira Turki yang melemah sebesar 0,28 persen terhadap dolar AS.

Di negara maju, mayoritas nilai tukar menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,37 persen, dolar Australia 0,22 persen, dan euro keok 0,19 persen, sedangkan dolar Kanada turun tipis 0,05 persen.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah terjadi akibat pemangkasan suku bunga dari The Fed.

“Federal Reserve AS memangkas suku bunga dana acuan sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 1,5 persen hingga 1,75 persen, seperti yang diharapkan pasar,” kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (31/10).

Kemudian, bank sentral AS juga mengisyaratkan bahwa mereka mungkin menghentikan rencana kenaikan suku bunga di masa depan. Merespons dari tindakan The Fed.
Selain itu, rilis data ekonomi China yang mengecewakan juga menjadi sentimen pelemahan rupiah.

Data Manufacturing PMI versi resmi Pemerintah China periode Oktober 2019 menunjukkan level 49,3 atau lebih rendah dibandingkan ekspektasi sebesar 49,8. Angka di bawah 50 ini menunjukkan kontraksi.

“Kontraksi aktivitas manufaktur China pada Oktober menandai kontraksi selama enam bulan beruntun,” kata Ibrahim.

Sementara dari sisi domestik, Ibrahim mengatakan perekonomian fundamental Indonesia masih cukup untuk menghadapi tekanan krisis global akibat ketidakjelasan perang dagang antara AS dan China, serta brexit yang menyebabkan perekonomian diberbagai negara menjadi tidak stabil. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Asing Jual Bersih Rp580,74 Miliar, Picu IHSG Melemah ke 6.228

Next Post

Rilis Data Inflasi Diramal Bebani Pergerakan IHSG

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Rilis Data Inflasi Diramal Bebani Pergerakan IHSG

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara