Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

ESDM Sebut Produksi Batu Bara Tahun Ini Telah Lampaui Target

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-12-12
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan realisasi produksi batu bara telah melampaui target yang dipatok pemerintah tahun ini. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengungkapkan per 9 Desember 2019, realisasi produksi batu bara mencapai 502,6 juta ton.

Total produksi tersebut setara 102,64 persen dari target produksi tahun ini yang sebesar 489,7 juta ton.

“Batu bara ini berpacu dengan energi bersih, kalau energi bersih lebih murah maka penggunaan batu bara akan switching kepada energi bersih. Jadi semakin cepat, semakin mudah dan melimpah energi bersih, maka batu bara akan tergusur,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Pengawasan Usaha Operasi Produksi dan Pemasaran Batubara Ditjen Minerba Dodik Ariyanto menjelaskan faktor pendorong surplus produksi adalah kapasitas produksi batu bara yang terpasang melebihi target produksi pemerintah.

Karenanya, ia mengaku akan kembali mengevaluasi target produksi batu bara tahun 2020. Ia menyebut dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) target produksi batu bara 2020 dipatok sebesar 400 juta ton. Akan tetapi, dengan berbagai pertimbangan di atas, ia menyatakan angka tersebut kurang sesuai.Ia menuturkan beberapa perusahaan sejatinya telah mengajukan revisi Rencana Kegiatan dan Anggaran Biaya (RKAB) lantaran pemerintah telah mematok target pada awal tahun. Hingga akhir tahun, ia meramalkan produksi batu bara bisa tembus 600 juta ton.

“Akan tetapi beberapa ditolak dan beberapa dipenuhi. Itu salah satu alasan kenapa produksi batu bara kita melebihi target,” paparnya.

Faktor lainnya, lanjut dia, adalah penurunan harga batu bara di pasar global. Imbasnya, perusahaan mengerek naik produksi untuk menutupi selisih biaya produksi akibat harga yang relatif rendah. Pada Senin (10/12) harga batu bara kontrak berjangka ICE Newcastle ditutup di level US$66,05 per ton atau turun 0,45 persen dari sebelumnya.

“Dengan pelemahan harga menjadi salah satu faktor peningkatan target produksi nasional dari target yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Di sisi lain, berdasarkan informasi dari pelaku usaha, kebutuhan pasokan batu bara industri dalam negeri mencapai 150-155 juta ton tahun depan. Sedangkan, pasar ekspor batu bara diperkirakan tembus 430-420 juta ton.

“Berdasarkan kebutuhan domestik dan pasar ekspor inilah kami akan memberikan produksi nasional dan juga produksi terpasang. Oleh karena itu, tahun depan kami akan tetapkan produksi yang optimal dengan harapan tidak terjadi over supply dan dapat menjamin kestabilan dalam negeri,” tuturnya.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Bulan Ini, Sri Mulyani Setor Draf Omnibus Law Pajak ke DPR

Next Post

5 Skenario Menyehatkan Bank Muamalat

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

5 Skenario Menyehatkan Bank Muamalat

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara