Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Umumkan Ekonomi RI Masih Resesi, BPS: Tanda Perbaikan Semakin Nyata

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2021-05-05
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal pertama tahun 2021 minus 0,74 persen (year on year/yoy). Artinya, perekonomian Indonesia masih berada dalam fase resesi.

Secara kuartalan, ekonomi tumbuh sebesar minus 0,96 persen (quarter to quarter/qtq). Bila dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2020, realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut di kuartal pertama 2021 terlihat membaik.

Secara keseluruhan tercatat sepanjang 3 kuartal terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami resesi. Per kuartal keempat 2020, ekonomi Indonesia masih mengalami kontraksi 2,19 persen.

Meski begitu, Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan pertumbuhan kuartal I tahun 2021 menunjukkan perbaikan signifikan. “Ini menunjukkan bahwa tanda-tanda perbaikan ekonomi semakin nyata,” ucapnya, Rabu, 5 Mei 2021.

Sejumlah lapangan usaha mencatat pertumbuhan positif seperti informasi dan komunikasi, pengadaan air, jasa kesehatan, pertanian dan pengadaan listrik dan gas serta real estate. Pertumbuhan tertinggi dicetak oleh informasi dan komunikasi sebesar 8,72 persen.

Sementara itu, ada 11 lapangan usaha tumbuh negatif. Penurunan terdalam dialami oleh sektor transportasi dan pergudangan sebesar minus 13,12 persen.

Dari sisi pengeluaran, kontraksi terjadi di konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga atau LNPRT sebesar minus 4,53 persen dan konsumsi rumah tangga minus 2,23 persen, serta pembentukan modal tetap bruto atau PMTB sebesar 0,23 persen.

Suhariyanto menjelaskan, kontraksi di konsumsi rumah tangga jauh lebih baik dari kuartal sebelumnya. Kontraksi terbesar di sumbang dari komponen transportasi dan komunikasi yang berada di laju minus 4,24 persen (yoy) dan minus 1,36 persen (qtq).

Sedangkan sektor yang tumbuh positif di sisi pengeluaran, yaitu ekspor sebesar 6,74 persen, impor 5,27 persen dan konsumsi pemerintah 2,96 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartartosebelumnya mengatakan sebuah negara disebut masuk ke zona resesi apabila pertumbuhan ekonominya semakin turun dalam dua kuartal berturut-turut. Tapi, jika ada perbaikan dari angka sebelumnya, makanya negara secara teknis tak masuk resesi.

“Namun hari ini kita tidak persoalkan itu resesi atau bukan resesi. Tetapi yang paling penting kita jaga kehidupan masyarakat dengan social safety net dan kemudian kita menjaga agar pertumbuhan tetap terlihat,” ujar Airlangga di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 30 Agustus 2020.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Kemenkeu Bakal Periksa 3 Perusahaan Wajib Pajak yang Terlibat Kasus Angin Prayitno Aji

Next Post

Pemerintah Proyeksi Transaksi Hari BBI 2021 Lampaui Rp 11 T

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Pemerintah Proyeksi Transaksi Hari BBI 2021 Lampaui Rp 11 T

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara