Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

China Lebih Pilih Vietnam, RI Evaluasi Perjanjian Dagang

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-06
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sedang mengevaluasi setiap perjanjian dagang bebas (Free Trade Agreements/FTA) antara Indonesia dengan sejumlah negara dan kawasan lain. Tujuannya, agar Indonesia mampu menyaingi Vietnam dalam kompetisi meraih investor asal China.

Darmin mengatakan evaluasi dilakukan karena ia merasa perjanjian yang dimiliki Indonesia belum cukup mampu menarik pelaku industri asal China untuk berinvestasi. Padahal, sejak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China berlangsung, sejumlah perusahaan di Negeri Tirai Bambu mulai mencari ‘suaka baru’ untuk merelokasi pabrik mereka.

Relokasi dilakukan agar bisnis perusahaan tidak terpapar dampak langsung dari ketegangan AS-China. Selain itu, bertujuan pula untuk mendekatkan diri dengan negara pemilik bahan baku sekaligus pasar produk mereka.

Sayangnya, beberapa perusahaan yang hengkang dari China lebih memilih Vietnam ketimbang Indonesia.

“Benar, Vietnam itu FTA-nya banyak sekali. Bahkan, yang antara Amerika Serikat dengan Asia, TPP (Trans Pacific Partnership) itu Vietnam sudah, kita (Indonesia) belum,” ungkap Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9).

Ia mengatakan evaluasi tengah dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri. Sebab, kedua kementerian merupakan ujung tombak pemerintah Indonesia dalam melakukan negosiasi kerja sama.

“Itu sudah berjalan, tinggal mungkin percepatannya yang perlu, satu per satu mulai diselesaikan. Kami bagi-bagi kerjaan,” jelasnya.

Kendati begitu, Darmin belum mengungkap kapan sekiranya hasil evaluasi secara menyeluruh bisa dipaparkan kepada publik. Begitu pula dengan tindak lanjut pemerintah terhadap hasil evaluasi itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa karena banyak perusahaan asal China hengkang dan merelokasi pabrik mereka ke berbagai negara. Namun, tidak ada satu pun yang lari ke Indonesia.

Kekecewaan Kepala Negara berasal dari laporan perwakilan Bank Dunia di Indonesia yang menyebut bahwa ada 33 perusahaan keluar dari China. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 perusahaan memilih pindah ke Vietnam dan mendirikan bisnis di sana. Sisanya, 10 perusahaan pindah ke Malaysia, Kamboja, dan Thailand.

Menurutnya, perusahaan China enggan ke Indonesia karena masalah perizinan yang berbelit-belit.

“Tidak ada yang ke Indonesia, tolong ini digarisbawahi. Hati-hati, berarti kita punya persoalan yang harus kita selesaikan,” tutur Jokowi. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Harga minyak dunia naik tipis Tertahan Perundingan Panjang Perang Dagang

Next Post

IDI desak kenaikan iuran BPJS kesehatan

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

IDI desak kenaikan iuran BPJS kesehatan

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara