Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Daging Babi Paling Untung dari Kesepakatan Dagang AS-China

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-01-20
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Pasar daging babiAmerika Serikat(AS) pada 2020 bakal meraup berkah terbesar dari meredanya perang dagang dengan China. Hal itu seiring lonjakan permintaan daging babi dari Negeri Tirai Bambu.

Laporan terkini Kementerian Pertanian AS (USDA) mencatat ekspor daging babi ke China mendominasi dengan porsi 26,5 persen dari seluruh ekspor daging babi AS pada November 2019.

Sebagai perbandingan, kala perang dagang dengan China tengah panas-panasnya pada 2018 lalu, porsi ekspor daging babi AS ke China hanya 4,9 persen.

China merupakan konsumen daging babi terbesar di dunia. Jelang perayaan Imlek, kebutuhan daging babi warga China biasanya akan melesat.

Keputusan itu bisa dimaklumi mengingat laporan USDA mencatat serangan virus flu babi Afrika membuat harga daging babi China melesat. Bahkan, harganya lebih mahal dibandingkan daging babi AS.Pada tahun lalu, China harus menggunakan cadangan darurat daging babi lantaran 100 juga ekor babi lokal terserang virus flu babi Afrika.

Defisit daging babi telah mendorong Beijing untuk mencapai kesepakatan dengan AS di tengah tensi perang dagang antara kedua negara.

Pada Agustus 2019 lalu, perusahaan China membeli lebih dari 10 ribu ton daging babi AS. Pembelian itu tetap dilakukan di saat China menunda seluruh produk pertanian AS yang lain.

Selanjutnya, pada akhir Desember 2019, China memangkas tarif untuk impor daging babi AS. Relaksasi itu dilakukan beberapa hari setelah pemerintah China menggunakan
cadangan darurat daging babi sebesar 40 ribu ton.

Pada Oktober 2019, harga daging babi China di atas US$3 per pon atau dua kali lipat dari daging bagi AS yang dikenakan tarif, pajak pertambahan nilai, dan ongkos pengangkutan.

Melihat hal itu, USDA menilai lebarnya selisih harga menjadi peluang yang besar bagi industri peternakan babi di AS.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan perdagangan fase I pada 15 Januari 2020 lalu, peternak babi AS tidak akan menghadapi kesulitan untuk mengekspor produknya.

Sebagai catatan, sekitar 16 persen dari total produk asal AS senilai US$200 miliar yang akan dibeli China dalam dua tahun ke depan adalah daging babi.

Optimisme pasar babi AS juga telah ditangkap oleh pelaku pasar. Tercatat, harga saham produsen daging babi terbesar AS Seaboard Corporation menguat hampir 2 persen sehari setelah kesepakatan dagang fase I diteken oleh kedua negara.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Sentimen Ekonomi AS Angkat Rupiah ke Rp13.639 per Dolar AS

Next Post

Jokowi Poles Bandara Komodo Hingga Labuan Bajo Demi KTT G20

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Jokowi Poles Bandara Komodo Hingga Labuan Bajo Demi KTT G20

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara