Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Defisit Neraca Dagang Tekan Rupiah ke Rp14.010 per Dolar AS

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-12-16
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id– Nilai tukar rupiah berada di Rp14.010 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Senin (16/12) sore. Posisi tersebut melemah sebesar 0,14 persen dibandingkan nilai pada penutupan perdagangan pada Jumat (13/12).

Kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.004 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Jumat (13/12), yakni Rp13.982 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, lira Turki melemah 0,67 persen, yuan China 0,27 persen, dolar Singapura 0,21 persen, diikuti ringgit Malaysia yang melemah 0,20 persen. Rupee India juga terpantau melemah 0,19 persen, peso Filipina 0,11 persen, yen Jepang 0,10 persen, serta won Korea dan baht Thailand yang sama-sama melemah tipis 0,03 persen. Dan penguatan hanya terjadi pada Dolar Hong Kong sebesar 0,11 persen, dan Dolar Taiwan sebesar 0,28 persen terhadap Dolar AS.

Di negara maju, mayoritas nilai tukar terpantau menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,27 persen, dan Euro menguat dengan nilai 0,07 persen, serta Dolar Kanada sebesar 0,19 persen. Dolar Australia yang melemah tipis sebesar 0,03 persen terhadap Dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah disebabkan oleh sentimen negatif dari data neraca dagang dalam negeri pada November 2019.

“Neraca Dagang RI pada November 2019 mengalami defisit sebesar US$1,33 miliar. Dimana defisit ini didorong meningkatnya impor migas serta impor utama yang berkaitan dengan kegiatan akhir tahun,” kata Ibrahim.

Disamping itu, Ibrahim menyebut pelemahan juga dipicu upaya pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam mengantisipasi gejolak global susulan yang kemungkinan masih akan terjadi di 2020. Upaya belum memuaskan pasar sehingga membuat rupiah melemah.

“Bank Indonesia (BI) hari ini kembali melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi di perdagangan DNDF, namun tidak terlalu seagresif sebelumnya,” tuturnya.

Dari sisi eksternal, Ibrahim menyebut rupiah sebenarnya mendapatkan sentimen positif dari kesepakatan dagang fase satu AS dan China yang terjadi Jumat (13/12) lalu.

“Keduanya tidak serta merta menguatkan mata uang rupiah, sehingga wajar kalau rupiah dalam perdagangan hari ini melemah,” ungkapnya.

Ibrahim memperkirakan dalam perdagangan besok, rupiah kemungkinan akan menguat tipis di level Rp13.970 hingga Rp14.030 per dolar AS. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.608 Triliun

Next Post

BPS: Neraca Dagang RI Defisit US$1,33 Miliar pada November

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

BPS: Neraca Dagang RI Defisit US$1,33 Miliar pada November

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara