Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Harga Minyak Melandai, Rupiah Kokoh ke Rp14.075 per Dolar AS

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-18
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id-  Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp14.075 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Rabu (18/9) pagi. Posisi ini menguat 0,18 persen dibanding perdagangan Selasa (17/9) sore yakni Rp14.100 per dolar AS.

Pagi hari ini, pergerakan mata uang utama Asia bervariasi terhadap dolar AS. Terdapat mata uang yang menguat seperti baht Thailand sebesar 0,03 persen, won Korea Selatan sebesar 0,1 persen, dan peso Filipina sebesar 0,18 persen.

Kemudian, terdapat pula mata uang uang melemah seperti dolar Hong Kong sebesar 0,05 persen, dolar Singapura 0,07 persen, dan yen Jepang sebesar 0,07 persen.

Mata uang negara maju melemah terhadap dolar AS. Euro melemah 0,06 persen, poundsterling Inggris melemah 0,1 persen, dan dolar Australia melemah 0,16 persen.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah sempat melemah. lantaran kenaikan harga minyak mentah sebagai imbas dari serangan ke fasilitas minyak milik Saudi Aramco di Arab Saudi.

Bagi Indonesia, sentimen kenaikan harga minyak mentah sangat berdampak ke defisit transaksi berjalan karena mempengaruhi cadangan devisa. Adapun, cadangan devisa merupakan amunisi bagi bank sentral untuk melakukan intervensi di pasar valas.

Namun, kini harga minyak mentah telah melandai. Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent terkoreksi US$4,47 atau 6,5 persen menjadi US$64,55 per barel. Sementara, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) melemah US$3,56 atau 5,7 persen menjadi US$59,34 per barel.

Ini terjadi setelah Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman menuturkan kerajaan telah memulihkan pasokan dengan menyedot persediaan atas kehilangan produksi minyak 5,7 juta barel per hari.
Hanya saja, rupiah masih dibayangi kemungkinan pelemahan setelah pelaku pasar memprediksi bank sentral AS The Fed tidak akan melonggarkan kebijakan moneternya di rapat komite pasar federal terbuka (FOMC) yang dimulai hari ini.

Mengutip CME Fedwatch, probabilitas penurunan suku bunga acuan AS sebesar 25 basis poin pada rapat The Fed 18 September adalah 65,8 persen atau turun jauh dibandingkan posisi sepekan lalu yaitu 94,6 persen.

“Jadi pada hari ini, ada sentimen kemungkinan The Fed yang tidak menurunkan suku bunga. Sehingga, rupiah pada hari ini berada dalam rentang Rp14.050 hingga Rp14.140 per dolar AS,” jelasnya, Rabu (18/9). (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

IHSG Diprediksi Kokoh Ditopang Sentimen Negosiasi AS-China

Next Post

Harapan Menkeu Pada Pelantikan Eselon III: Jadilah Inspirator!

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Harapan Menkeu Pada Pelantikan Eselon III: Jadilah Inspirator!

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara