Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Industri Keuangan Syariah di Indonesia Masih Perlu Ditingkatkan, Kini Disiapkan Hingga Tingkat Magister

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-10-16
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

 

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id- Perkembangan keuangan syariah Indonesia masih memerlukan dorongan mengingat pangsa pasar keuangan syariah Indonesia masih belum optimal. Sebagai contoh, pangsa pasar perbankan syariah pada tahun 2019 ini baru mencapai sekitar 5,8% dari seluruh aset industri perbankan nasional. Capaian ini berada jauh di bawah negara-negara lainnya seperti Arab Saudi yang mencapai 51,1%, Malaysia 23,8%, dan Uni Emirat Arab 19,6%.

Untuk menjawab tantangan tersebut, saat ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada Selasa (15/10) meresmikan konsentrasi Akuntansi Syariah Prodi Magister Akuntansi yang turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Astera Primanto Bakti yang mewakili Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

“Selama ini dinamika dan tantangan pasar juga telah menempa daya tahan industri keuangan syariah hingga tumbuh memiliki lebih dari 23 juta pelanggan, suatu jumlah yang teramat besar untuk satu pasar keuangan syariah. Indonesia juga telah memiliki Shariah Online Trading System pertama di dunia serta merupakan negara pertama dan satu-satunya yang menerbitkan sukuk ritel,” ungkap Dirjen PK.

Peresmian ini juga bertepatan dengan acara Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (FREKS) 2019 yang bertema “Peningkatan Daya Saing Keuangan Syariah Melalui Inovasi dan Sinergi Menuju Responsible Finance and Investment Dalam Rangka Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional”.

Dalam pidato yang dibacakannya, ia mengatakan bahwa pemerintah telah berupaya memajukan industri syariah dengan menerbitkan salah satu instrumen pembiayaan syariah yaitu Sukuk Negara yang telah memasuki usia yang lebih dari satu dasawarsa atau sebelas tahun. Selama kurang lebih satu dasawarsa tersebut, Sukuk Negara semakin memainkan peran penting dalam membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung pemberdayaan ekonomi syariah.

“Pemerintah juga menggunakan instrumen fiskal lainnya dalam rangka mendukung ekonomi-keuangan syariah, antara lain yaitu kebijakan perpajakan yang kondusif dan mendukung pengembangan keuangan syariah serta belanja negara dan pembiayaan yang mendukung pemberdayaan ekonomi umat (seperti Kredit Usaha Rakyat/KUR, Pembiayaan Ultra Mikro/UMi), pendidikan Islam (pesantren, madrasah, perguruan tinggi keislaman), dan sektor ekonomi syariah,” jelas Dirjen PK. (kemenkeu)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Presiden Joko Widodo meresmikan Palapa Ring

Next Post

IHSG diprediksi menguat dipicu sentimen perundingan dagang AS-China

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

IHSG diprediksi menguat dipicu sentimen perundingan dagang AS-China

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara