Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Ini 6 Hal Prioritas Untuk Mengantarkan Indonesia Sebagai 5 Negara Ekonomi Terbesar di Dunia Tahun 2045

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-13
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id– Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan untuk menjadi negara berpendapatan tinggi bahkan menjadi 5 negara terbesar ekonominya di tahun 2045, pemerintah harus fokus pada optimalisasi dan peningkatan kualitas 6 hal fundamental yaitu infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), teknologi, birokrasi, tata ruang wilayah dan pendalaman sektor keuangan (inclusivism).

“Isu-isu fundamental bagi kita ada 6 hal (yaitu) infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi teknologi termasuk meng-create inovasi, birokrasi pemerintahan, tata ruang wilayah dan sumber daya ekonomi dan keuangan,” jelasnya.

Hal ini disampaikan Menkeu pada saat menjadi salah satu pembicara utama pada Katadata Forum Menuju 5 Besar Dunia: Jejak Langkah Tim Ekonomi Kabinet 2014-2019 dengan topik “Tantangan Apa Saja yang Harus Dihadapi di Sektor Keuangan untuk Menjadi Lima besar Dunia”, di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (12/09).

“Kita semua tahu seluruh vision (Indonesia menjadi 5 negara dengan perekonomian terbesar di dunia tahun 2045) tidak mungkin akan terjadi dengan sendirinya. Kita harus mampu menggunakan kesempatan dan resources yang ada untuk meng-address isu-isu fundamental yang penting tidak hanya hari ini tapi juga ke depan,” jelas Menkeu.

Namun demikian, optimalisasi 6 hal tersebut tidak menjamin Indonesia terbebas dari ancaman krisis ekonomi. Menkeu mencontohkan Korea Selatan yang seperti Indonesia sempat sama-sama mengalami krisis ekonomi tahun 1997-1998, namun negara tersebut cepat kembali pada jalur yang tepat sehingga pemulihan ekonominya jauh lebih cepat dari rata-rata negara lain yang mengalami krisis ekonomi saat itu.

“Kita semua ingat bahwa Korea (Selatan) bersama kita mengalami krisis ekonomi (tahun) 97-98. Dalam perjalanan menuju vision tidak ada guarantee bahwa everything is gonna be smooth, fine and safe. There is always a dynamic yang harus kita waspadai,” kata Menkeu.

Namun Menkeu menekankan fokus pada hal-hal fundamental tersebut akan membuat Indonesia memiliki kemampuan daya tahan dan keuletan dalam menghadapi berbagai goncangan baik dari dalam maupun luar negeri menuju pencapaian visi 2045 tersebut.

Oleh karena itu, Menkeu menekankan perlunya strategi dan kebijakan yang tepat dalam memperbaiki 6 hal yang fundamental secara berkesinambungan. Apabila Pemerintah bekerjasama dengan stakeholders terkait sukses dalam meningkatkan 6 hal fundamental di atas rata-rata negara lain maka impian Indonesia untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi dan menjadi salah satu dari 5 negara terbesar ekonominya pada tahun 2045 bukan tidak mungkin akan tercapai. (kemenkeu)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

IHSG melemah 0,62 persen di level 6.342

Next Post

Aksi Ambil Untung Rawan Tekan IHSG di Akhir Pekan

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Aksi Ambil Untung Rawan Tekan IHSG di Akhir Pekan

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara