Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Pasokan Arab Diklaim Pulih, Harga Minyak Jatuh 6 Persen

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-18
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id- Harga minyak dunia merosot 6 persen pada perdagangan Selasa (17/9). Penurunan terjadi dipicu sikap Menteri Energi Arab Saudi yang menyatakan pihaknya telah berhasil memulihkan pasokan minyak yang sebelumnya terganggu akibat serangan akhir pekan lalu.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent terkoreksi US$4,47 atau 6,5 persen menjadi US$64,55 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) melemah US$3,56 atau 5,7 persen menjadi US$59,34 per barel.

“Kami tidak akan terburu-buru merevisi harga minyak US$60 per barel pada akhir 2019. Kami harus mempertimbangkam risiko yang lebih tinggi secara permanen dalam menentukan prediksi harga,” ungkap Kepala Ekonom Capital Economics Caroline Bain, dikutip Rabu (18/9).

Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman menuturkan kerajaan telah memulihkan pasokan menyusul kehilangan produksi minyak 5,7 juta barel per hari (bph) pada akhir September 2019.

Diketahui, terjadi serangan oleh pesawat tanpa awak (drone) terhadap dua fasilitas perusahaan minyak milik Saudi Aramco, perusahaan pelat merah Arab Saudi pada Sabtu (14/9) dini hari. Kejadian itu memangkas 50 persen dari total produksi minyak di negara tersebut.

Namun, pihak Saudi Aramco memastikan manajemen tetap akan memenuhi permintaan minyak dari beberapa perusahaan penyulingan Asia walaupun terjadi pengurangan pasokan akibat serangan pekan lalu.

Saat ini, pihak Amerika Serikat (AS) ikut membantu Arab Saudi menemukan siapa dalang dari kejadian tersebut. Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan AS sedang meninjau bukti yang menunjukkan Iran berada di balik serangan itu.

“Kami sedang mengevaluasi semua bukti. Kami berkonsultasi dengan sekutu kami,” kata Pence.

Sebagai informasi, hubungan antara AS dan Iran telah memburuk sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir Iran tahun lalu dan menerapkan kembali sanksi terhadap ekspor minyak Iran.

Iran pun tak terima dituduh sebagai pihak yang menyerang fasilitas minyak di Arab Saudi. Sementara itu, Raja Arab Saudi Salman meminta seluruh dunia untuk siap menghadapi ancaman pasokan minyak.

American Petroleum Institute (API) mencatat jumlah pasokan minyak mentah AS naik 592 ribu barel menjadi 422,5 juta barel per 13 September 2019.

Namun, sejumlah analis memperkirakan terjadi penurunan 2,5 juta barel. Data itu baru akan dirilis resmi oleh pemerintah AS pada Rabu (18/9) waktu setempat. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

DPR Setujui Pagu dan Realokasi Anggaran Kemenkeu Untuk Tahun 2020

Next Post

IHSG Diprediksi Kokoh Ditopang Sentimen Negosiasi AS-China

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

IHSG Diprediksi Kokoh Ditopang Sentimen Negosiasi AS-China

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara