Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Pengembang Tagih Janji Jokowi Bangun Rumah untuk TNI-Polri

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-17
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id- Perkumpulan pengusaha perumahan yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin membangun rumah untuk PNS, TNI, dan Polri. Janji tersebut diucapkan Jokowi pada tahun lalu.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengungkapkan program rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) belum terealisasi lantaran pemerintah masih mematangkan konsep untuk implementasi. Jika tidak ada aral melintang, program pembangunan rumah akan dilakukan pada tahun depan.

“Skema keuangan dan segalanya lagi dipersiapkan. Tapi, kalau berjalan, setahun, dua tahun selesai,” imbuhnya saat bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (16/9).

Sekadar mengingatkan, pada November 2018, Jokowi menginstruksikan jajaran menteri Kabinet Kerja untuk mempercepat penyediaan rumah layak huni untuk PNS, TNI, dan Polri. Instruksi itu diberikan dalam rapat terbatas dengan para menteri.

Dalam instruksinya, Jokowi meminta segera dibangun 945 ribu unit rumah bagi ASN, 275 ribu unit bagi prajurit TNI, dan 360 ribu unit bagi Anggota Polri dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Namun, sampai saat ini ternyata belum ada realisasi pembangunan dari target tersebut.

Dalam pertemuan kali ini, Jokowi menyampaikan langsung kepada para perwakilan asosiasi perumahan, seperti Real Estate Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) agar bisa mempercepat realisasi program.

“Tahap berikutnya, kami akan konsentrasi pada upaya percepatan penyediaan rumah yang layak bagi kurang lebih 945 ribu ASN, PNS, dan 275 ribu personel TNI, termasuk 360 ribu Anggota Polri,” ungkapnya.

Mantan wali kota Solo itu ingin program pembangunan bisa segera dilakukan agar kebutuhan para abdi negara segera terpenuhi. Selain itu juga demi mengurangi selisih antara kebutuhan dan penyediaan rumah (backlog) di dalam negeri yang masih berkisar 11,4 juta.
“Kami mengharapkan bisa mendorong dan memberikan multiplier effect ke pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Di sisi lain, Jokowi ingin para perwakilan asosiasi perumahan turut membantu pemerintah dalam rangka menciptakan formula kebijakan pembangunan perumahan nasional dalam lima tahun ke depan. Tujuannya, agar pemerintah bisa menciptakan kebijakan tepat dan sesuai dengan kebutuhan para pelaku industri, dan berdampak cepat dalam pemenuhan kebutuhan perumahan.

“Tapi saya minta pendek-pendek saja (masukan), tapi fokus, sehingga kami catat dan akan segera kami tindak lanjuti lewat kebijakan setelah berdiskusi dengan menteri-menteri yang ada,” tutur Jokowi. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Mitsubishi Investasi US$130 Juta Dolar AS

Next Post

IHSG diprediksi melemah dipicu neraca dagang tak sesuai harapan

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

IHSG diprediksi melemah dipicu neraca dagang tak sesuai harapan

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara