Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Per Agustus 2019, Pemerintah Tarik Utang Ritel Rp38 Triliun

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-05
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id– Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menarik utang dari investor ritel sebesar Rp38,3 triliun hingga Agustus 2019. Penarikan utang dilakukan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel. SBN ritel yang dimaksud antara lain, sukuk ritel (sukri), sukuk tabungan (ST), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), dan Savings Bond Retail (SBR).

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan realisasi itu belum mencakup penerbitan SBR008 yang baru mulai diperdagangkan pada Kamis (5/9). Jika ditambah dengan target indikatif SBR008 yang sebesar Rp2 triliun, maka totalnya sekitar Rp40,3 triliun.

Luky mengungkapkan target penerbitan SBN ritel tahun ini sebesar Rp60 triliun-Rp80 triliun. Artinya, realisasi penarikan utang dari investor ritel baru separuh dari target awal.

Lebih lanjut Luky menyatakan bahwa mayoritas atau 51 persen investor yang membeli SBN ritel merupakan generasi milenial. Rata-rata mereka membelinya di angka Rp1 juta per transaksi.”Target akhir tahun kan sampai Rp60 triliun-Rp80 triliun. Kami mungkin berharap di ORI,” terang Luky, Kamis (5/9).

Ia menjelaskan ORI merupakan tradable atau instrumen yang bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Biasanya, kata Luky, jumlah penerbitan untuk jenis instrumen tersebut lebih besar dibandingkan dengan SBR yang bersifat non-tradable atau tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder.

“Kalau ditanya target kami masih konsisten. ORI itu sifatnya tradable, itu yang biasanya lebih besar bukan Rp2 triliun,” ucap Luky.

Diketahui, pemerintah baru-baru ini menerbitkan SBR dengan target indikatif yang sama, yakni Rp2 triliun. Sementara itu, ORI umumnya diterbitkan satu tahun sekali. Sebagai gambaran, tahun lalu saja nilainya sebesar Rp23 triliun.

“Alhamdulillah penerbitan selama ini dari segi investor milenial itu mendominasi. Rata-rata beli Rp1 juta,” katanya. Diketahui, pemerintah memang mematok angka minimal pembelian untuk SBN ritel sebesar Rp1 juta. Sementara, maksimalnya ditetapkan sebesar Rp3 miliar.

Pemerintah menargetkan untuk merilis 10 instrumen SBN ritel tahun ini. Sejauh ini pemerintah telah menerbitkan delapan SBN ritel. Artinya, masih ada dua lagi yang akan diterbitkan oleh pemerintah menuju akhir Desember 2019. Bila sesuai jadwal, pemerintah akan merilis ORI pada Oktober 2019 dan ST pada November 2019.

Pemerintah menargetkan akan kembali menerbitkan 10 instrumen SBN ritel tahun depan. Hanya saja, Luky enggan menjelaskan detail terkait target nilai yang diraup dari penerbitan tersebut. “Kalau soal angkanya tergantung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Acuannya tetap pada APBN, ini kan proses penentuan masih berlangsung,” jelas Luky. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Tarif Cukai Rokok Akan Naik Lebih 10 Persen pada 2020

Next Post

Pemerintah Tetapkan Target Rp2 T dari Penerbitan Surat Utang SBR008

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Pemerintah Tetapkan Target Rp2 T dari Penerbitan Surat Utang SBR008

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara