Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Rilis Data Manufaktur Perkuat Rupiah ke Rp14.115 per Dolar AS

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-12-03
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Nilai tukar rupiah menguat ke posisi Rp14.115 per dolar AS atau sebesar 0,07 persen pada perdagangan pasar spot Selasa (3/12) sore. Sebelumnya, kurs rupiah berada di posisi Rp14.125 per dolar AS pada penutupan perdagangan pada Senin (2/11).

Kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.130 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Senin (2/11), yakni Rp14.122 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Tercatat dolar Singapura menguat 0,12 persen, ringgit Malaysia 0,10 persen, dan peso Filipina 0,07 persen.

Rupee India juga menguat 0,07 persen, dan baht Thailand 0,04 persen, serta dolar Taiwan menguat tipis 0,01 persen.

Pelemahan terjadi pada won Korea 0,33 persen, lira Turki 0,15 persen, dan yuan China serta yen Jepang sama-sama melemah 0,10 persen terhadap dolar AS.

Di negara maju, mayoritas nilai tukar menguat terhadap dolar AS. Terpantau poundsterling Inggris menguat 0,30 persen, dolar Australia 0,53 persen, dolar Kanada 0,13 persen, dan euro menguat tipis 0,02 persen terhadap dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah disebabkan oleh sentimen kontraksi aktivitas manufaktur AS.

Sebelumnya, rilis data dari Institute of Supply Management (ISM) pada Senin (2/12) mencatat bahwa aktivitas manufaktur di AS berkontraksi pada November.

“Indeks Manajer Pembelian Manufaktur ISM turun menjadi 48,1 pada November, di bawah ekspektasi. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi,” kata Ibrahim .

Presiden AS Donald Trump akhirnya segera memberlakukan bea masuk untuk impor baja dan aluminium dari Brasil dan Argentina. Pasalnya, Trump menilai selama ini mata uang dua negara tersebut terlalu lemah sehingga merugikan AS.

Di sisi domestik, Ibrahim menjelaskan bahwa sentimen positif dari Bank Indonesia (BI) yang telah melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi pada perdagangan DNDF dalam tekanan perekonomian global juga turut berkontribusi terhadap penguatan rupiah.

“Apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia membuahkan hasil yang maksimal sehingga mata uang rupiah di hari ini ditutup menguat tipis,” ucap Ibrahim.

Lebih lanjut, Ibrahim dalam perdagangan Rabu (4/12) besok, rupiah kemungkinan akan melemah di kisaran Rp 14.105 hingga Rp14.135 per dolar AS. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Sektor Aneka Industri Topang Kenaikan IHSG ke Level 6.133

Next Post

Menkeu Inginkan Desentralisasi Juga Berdampak Terhadap Kualitas Pendidikan di Daerah

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Menkeu Inginkan Desentralisasi Juga Berdampak Terhadap Kualitas Pendidikan di Daerah

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara