Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Sepakati IA-CEPA, Jokowi Ingin Optimalkan Investasi Australia

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-02-10
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA) dapat meningkatkan aliran investasi dan nilai perdagangan dari Negeri Kangguru ke Indonesia.

Kedua negara akan membahas implementasi dari kesepakatan IA-CEPA. Pembahasan dilakukan usai Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia mengeluarkan ratifikasi perjanjian kerja sama ekonomi tersebut.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia dan DPR sudah menyepakati rancangan IA-CEPA menjadi undang-undang. Dengan begitu, Indonesia sudah punya landasan hukum yang pasti dalam mengimplementasikan perjanjian kerja sama di bidang ekonomi dengan Australia ke depan.
“Kami ingin keterbukaan sehingga perdagangan, investasi, pariwisata akan lebih banyak antara kedua negara, Indonesia dan Australia. Arahnya ke situ,” ungkap Jokowi di Canberra, Australia, dikutip dari Antara, Minggu (9/2).

Sementara Nota Kesepakatan (Memorium of Understandings/Mou) implementasi IA-CEPA akan dilakukan pimpinan kedua negara pada Senin (10/2) besok. Jokowi akan menyepakatinya dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison.
“Ini adalah tindak lanjut, tapi ke arah mana, besok baru akan dibicarakan karena ratifikasi sudah selesai,” tuturnya.

Berdasarkan ratifikasi UU IA-CEPA, Indonesia akan memangkas bea impor sebesar 94 persen untuk produk asal Australia secara bertahap. Sementara Australia akan menghapus 100 persen bea masuk impor untuk produk asal Indonesia.

Secara total, ada 6.474 pos tarif bea masuk impor nol persen yang diberikan Australia kepada Indonesia. Dengan pembebasan ini, pemerintah memperkirakan ekspor produk otomotif, seperti mobil listrik dan hybrid akan meningkat.

Kemudian, produk ekspor yang juga akan meningkat, yaitu kayu, furnitur, tekstil dan produk tekstil, ban, alat komunikasi, obat-obatan, permesinan, dan peralatan elektronik. Di sisi lain, negara tetangga juga memberikan penambahan kuota visa kerja dan liburan bagi Warga Negara Indonesia dari 1.000 menjadi 4.100 visa di tahun pertama implementasi IA-CEPA nanti.

Bahkan, kuota akan meningkat sekitar lima persen di tahun-tahun berikutnya. Indonesia juga akan mendapatkan berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti program magang di industri dan pendidikan kejuruan.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Marak Wabah Corona, Pemerintah Klaim Stok Bawang Putih Aman

Next Post

Kebijakan Tarif China Atas Impor AS Diprediksi Angkat IHSG

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Kebijakan Tarif China Atas Impor AS Diprediksi Angkat IHSG

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara