Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Utang Palestina Membengkak, Israel Putus Listrik Tepi Barat

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-23
in Ekonomi, Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id- Perusahaan Listrik Nasional Israel (IEC) memutus aliran daya di sebagian wilayah Tepi Barat. Penyebabnya karena tunggakan listrik Palestina mencapai hampir US$483 juta atau Rp6,7 triliun. IEC mengatakan perusahaan distributor listrik Palestina berutang sebesar 1,7 miliar shekel atas penggunaan listrik di Tepi Barat.

IEC menuturkan pihaknya akan “mengurangi aliran listrik di sejumlah area di Tepi Barat” mulai awal pekan ini karena tunggakan tersebut.  IEC melakukan hal tersebut lantaran tak kunjung menerima alternatif pembayaran dari Palestina. Sementara itu, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengecam pemutusan akses listrik ini.

Palestina memperingatkan pemangkasan akses listrik ini dapat mempengaruhi operasional rumah sakit dan pusat kesehatan. Palestina menganggap langkah tersebut merupakan bentuk pemerasan yang dilakukan Israel.

“Pemerintahan pendudukan Israel mencoba menekan pemerintah Palestina untuk menerima kesepakatan yang tidak menghormati hak warga Palestina, melalui sanksi-sanksi ini dan juga eksploitasi hutang listrik,” kata perwakilan Kementerian Energi Palestina, Zafer Melhem.

Palestina menuturkan pihaknya telah membayar hampir US$100 juta utang listrik itu.

Di bawah perjanjian perdamaian sementara, uang pajak itu selama ini lantas dibagi Israel kepada otoritas Palestina. Namun, karena kesepakatan damai menemui jalan buntu sejak 2014, Israel menghentikan sebagian aliran dana tersebut.
Palestina memang tengah berada dalam krisis keuangan, terutama setelah Amerika Serikat sebagai donor terbesar memutus sebagian besar bantuan.

Krisis keuangan semakin parah setelah Israel menangguhkan pembagian uang pajak barang senilai US$10 juta setiap bulan yang sebenarnya merupakan hak pemerintah Palestina.

Penangguhan itu dilakukan Israel sebagai protes karena pemerintahan Abbas terus membagikan sebagian uang tersebut kepada narapidana Palestina di penjara Israel. Sementara itu, Palestina menganggap warganya yang menjadi napi di Israel merupakan pejuang terhadap pendudukan.

Selama ini, Israel memang mengumpulkan sekitar US$190 juta setiap bulan. Uang itu hasil dari penarikan pajak terhadap setiap barang dan produk yang transit melalui pelabuhan Israel dan akan dijual ke pasar Palestina.

Belakangan, Presiden Abbas juga dilaporkan memecat seluruh penasihatnya lantaran tak lagi sanggup menggaji pegawai. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Harga Daging Sapi dan Cabe Rawit Melonjak

Next Post

Aprindo Tanggapi Pemangkasan Izin Ritel di Daerah

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Aprindo Tanggapi Pemangkasan Izin Ritel di Daerah

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara