Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Apa Kabar Janji Jokowi Turunkan Harga Daging Sapi Jadi Rp 80.000/Kg?

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-11-16
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Sejak masa pemerintahan periode pertamanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan sejumlah janji dalam program ketahanan pangan. Salah satunya soal janji menurunkan harga daging sapi hingga di bawah Rp 80.000 per kg yang diucapkannya dalam rantan tahun 2015-2016.

Bahkan Jokowi punya program yang dinilai banyak kalangan saat itu cukup ambisius, yakni melakukan swasembada daging sapi alias nantinya tak lagi mengimpor sapi bakalan dari luar negeri dalam jangka panjang.

Jokowi mengaku sangat geram bagaimana mungkin harga daging sapi di Indonesia begitu mahal jika dibandingkan dengan negara tetangga, padahal Malaysia dan Singapura juga sama-sama merupakan importir daging.

“Saya sudah pegang daftar harga daging. Di Singapura dan Malaysia, harga daging itu Rp 50.000 sampai Rp 55.000 saja. Kira-kira tiga minggu lalu saya perintahkan kepada menteri. Caranya saya tidak mau tahu, tetapi sebelum Lebaran harga daging harus di bawah Rp 80.000,” ucap Jokowi di UMY Yogyakarta pada 13 April 2016 silam.

Lalu bagaimana realisasi penerapan harga daging sapi di bawah Rp 80.000 per kg seperti yang dijanjikan Presiden Jokowi hingga saat ini?

Ketua Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka), Yeka Hendra Fatika, mengungkapkan janji Jokowi yang diucapkan beberapa tahun lalu tersebut hingga saat ini masih jauh panggang dari api.

Harga daging sapi rata-rata nasional masih di kisaran Rp 110.000 hingga 130.000 per kg. Daging sapi hampir tak pernah menyentuh harga di bawah Rp 100.000 per kg.

Contohnya saja di Jakarta yang jadi parameter nasional, Dikutip dari data dari Infopangan.go.id yang dirilis Pemprov DKI Jakarta setiap harinya, harga daging sapi di pasar-pasar Ibu Kota rata-rata sebesar Rp 123.000 per kg.

“Kenapa harga daging sapi tidak turun? Karena masalahnya tingginya harga daging sapi di tahun 2015 dipakai solusi yang salah. Bagaimana menurunkan harga Rp 130.000 per kg jadi Rp 80.000 per kg dengan cara mengimpor daging kerbau,” jelas Yeka dikonfirmasi, Senin (16/11/2020).

Menurut dia, pemerintah keliru jika menurunkan harga daging sapi dengan mengimpor daging kerbau dari India. Selain itu, proyek kapal ternak yang digagas Presiden Jokowi juga tak menunjukan hasil.

“Bukan daging sapi diganti dengan kerbau dari India. Itu namanya menyelesaikan masalah dengan masalah. Sapi dengan daging kerbau kan berbeda,” ujar Yeka.

Ia melanjutkan, pada praktiknya di lapangan, banyak pedagang daging di pasar yang pada akhirnya menjual daging kerbau impor kisaran harga di atas Rp 100.000 atau hampir sama dengan daging sapi.

Pemerintah sendiri menugasi Perum Bulog untuk melakukan impor daging kerbau besar-besaran dari India. Namun demikian, karena lemahnya pengawasan, harga daging kerbau pada akhirnya dijual pedagang juga dengan harga tinggi.

“Pengawasan tidak ada, konsumen tidak mendapatkan harga daging yang murah. Harga daging sapi turun karena masyarakat berpindah ke daging kerbau tidak menyelesaikan masalah,” tegas Yeka.

Kata dia, masalah harga daging sapi yang mahal hanya bisa diselesaikan dengan program jangka panjang yakni swasembada daging sapi. Bukan dengan impor daging, termasuk daging kerbau dari India.

Namun yang terjadi di lapangan, program-program swasembada daging sapi pun seolah jalan di tempat. Padahal janji menurunkan harga daging sapi sudah diucapkan Jokowi sejak tahun 2015.

Baca juga: Sempat Bikin Geram Jokowi, Apa Kabar Progres Tol Cisumdawu?

Monopoli BUMN

Sementara itu Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, Sarman Simanjorang, mengatakan ada sejumlah masalah yang membuat janji Jokowi beberapa tahun silam tersebut tak terealisasi hingga saat ini.

“Pertama karena kebutuhan konsumsi daging sapi (rumah tangga) terus meningkat dari tahun ke tahun. Kedua kebutuhan dunia industri olahan juga terus naik seperti horeka (hotel, restoranm dan kafe) juga naik,” terang Sarman.

“Nah bahwasanya stok lokal selalu tidak mencukupi. Sekarang ada alternatif dari pemerintah berupa daging kerbau, tapi yang jadi pertanyaan kenapa daging kerbau juga ikutan mahal,” kata dia lagi.

Menurut dia, ada ketidakseimbangan daging kerbau dari sisi suplai. Hal ini menyebabkan harga daging kerbau yang seharusnya dijual Rp 80.000 per kg malah saat ini dibanderol hampir mendekati harga daging sapi.

Salah satu penyebabnya, kata Sarman, karena impor daging kerbau India dimonopoli perusahaan BUMN. Ia meminta pemerintah melibatkan swasta dalam importasi daging kerbau India agar harga di pasaran bisa bersaing.

“Solusi buat harga daging kerbau bisa murah yakni beri kebebasan siapa yang impor. Kasih peluang impor ke swasta. Jangan dimonopoli BUMN. Saya yakin swasta impor, bisa kasih harga daging kerbau di bawah Rp 80.000 per kg,” ucap Sarman.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Ada Diskon Pertalite Seharga Premium di Jakpus dan Jakut, Berlaku di Semua SPBU?

Next Post

Menkop Teten: Bali Itu Showroom Indonesia ke Dunia Internasional

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Menkop Teten: Bali Itu Showroom Indonesia ke Dunia Internasional

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara