Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

BI Telah Serap Seluruh Utang Pemerintah untuk Belanja Barang Publik

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-12-11
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Pemerintah menerbitkan empat seri Surat Utang Negara sebesar Rp 100,53 triliun kepada Bank Indonesia secara private placement pada Kamis (10/12). Dengan demikian,  target pembiyaan untuk seluruh  kebutuhan barang publik oleh bank sentral pada program Pemulihan Ekonomi Nasional telah terealisasi.

Berdasarkan keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, penerbitan SUN tersebut merupakan transaksi private placement dengan BI yang kedelapan atau terakhir untuk tahun 2020, untuk pemenuhan sebagian pembiayaan barang publik. Total kebutuhan pembiayaan barang publik diproyeksikan sebesar Rp 397,56 triliun. Jumlah itu meliputi pembiayaan untuk belanja kesehatan, perlindungan sosial, serta pembiayaan sektoral Kementerian/Lembaga dan Pemda dalam rangka penanganan Covid-19 dan PEN.

Transaksi dilakukan berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia nomor 347/KMK.08/2020 dan 22/9/KEP.GBI/2020 tanggal 20 Juli 2020 tentang Skema dan Mekanisme Koordinasi Pembelian SUN dan/atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) oleh BI di Pasar Perdana dan Pembagian Beban Biaya dalam rangka Pembiayaan Penanganan Dampak Pandemi Covid-19 dan PEN. Ini juga sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang SUN dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.08/2019 tentang Penjualan SUN Dengan Cara Private Placement.

Keempat seri SUN yang diterbitkan yakni VR0062, VR0063, VR0064, dan VR0065. Total nominal yang diterbitkan untuk VR0062, VR0063, dan VR0064 yakni masing-masing sebesar Rp 25,74 triliun. Sementara VR0065 sebanyak Rp 23,3 triliun. SUN yang dikeluarkan berjenis variable rate dan dapat diperdagangkan dengan kupon sebesar suku bunga acuan BI tenor tiga bulan.

Harga dari seluruh SUN ditetapkan 100% dan masing-masing akan jatuh tempo pada 14 Desember 2025, 14 Desember 2026, 14 Desember 2027, dan 14 Desember 2028.

Direktur Riset Center Of Reform on Economics Piter Abdullah Redjalam berharap skema pembagian beban alias burden sharing bersama bank sentral bisa dilakukan hingga tahun 2022.  Ini lantaran pemerintah membutuhkan pembeli SBN yang mempunyai uang tidak terbatas, yaitu BI.

Pandemi menyebabkan ekonomi Indonesia jatuh. Dunia usaha tidak berjalan, tidak untung, dan tidak bisa membayar pajak. Bahkan, dunia usaha harus dibantu. Target penerimaan pajak sebagai sumber penerimaan utama Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara dipastikan tidak tercapai.

Di sisi lain, untuk menanggulangi pandemi dan memulihkan ekonomi, pemerintah harus meningkatkan belanja APBN. Dengan penerimaan yang menurun dan belanja meningkat, defisit APBN dipastikan melebar hingga 6% Produk Domestik Bruto.

Piter menuturkan bahwa untuk membiayai defisit tersebut pemerintah memiliki pilihan seperti utang luar negeri, penerbitan SBN global, atau domestik. Untuk penjualan SBN domestik, pembelinya terbatas. “Bank, lembaga asuransi, atau lembaga pensiun kita yang punya uang bisa dihitung dengan jari,” ujar Piter.

Jika dipaksakan menjual SBN dengan pembeli yang terbatas, maka suku bunga SBN akan melonjak tinggi. Hal tersebut bisa menjadi beban berkepanjangan bagi APBN.

Maka dari itu, sambung dia, pemerintah membuat skenario penyusunan Perppu yang berlaku tiga tahun. Di dalamnya, terdapat skema burden sharing alias BI ikut membiayai defisit APBN.

Selain burden sharing untuk pembiayaan barang publik, bank sentral turut membantu pemerintah dalam membiayai barang non-publik seperti bantuan UMKM sebesar Rp 123,46 triliun dan pembiayaan korporasi non-UMKM Rp 53,57 triliun. Namun, pembiyaan untuk belanja barang non-publik akan melalui penerbitan SBN dengan mekanisme pasar sesuai kesepakatan sebelumnya pada UU Nomor 2 tahun 2020. Otoritas Moneter juga akan menanggung beban sekitar 60% dari bunga SBN untuk anggaran barang non-publik sebesar Rp 117 trilun dalam APBN.

Berdasarkan data BI, hingga 20 November 2020 bank sentral telah membeli SBN dari pasar perdana sebesar Rp 72,5 triliun dalam 31 kali lelang yang dilakukan pemerintah selama tahun 2020.  Sementara, realisasi pembagian beban bunga yang telah dilakukan yaitu Rp 114,81 triliun.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Luhut Berharap GSP dan Dana Abadi Bikin Investor Amerika Tertarik ke RI

Next Post

Dua Kriteria Ideal Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan di Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Dua Kriteria Ideal Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan di Indonesia

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara