Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Dampak Corona, Pendapatan Maskapai di Asia Berpotensi Hilang Rp 381 T

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-02-21
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional atau IATA memproyeksi maskapai-maskapai  di Asia Pasifik kehilangan pendapatan mencapai US$ 27,8 miliar atau sekitar Rp 381 triliun pada tahun ini. Ini seiring pemangkasan penerbangan yang dilakukan maskapai karena menurunnya permintaan akibat wabah virus corona (2019-nCoV) .

Dikutip dari Reuters, hanya dari pasar domestik mereka. Para maskapai tersebut memangkas 80% dari kapasitas penerbangan yang direncanakan baik untuk domestik maypun internasional.

Cathay Pacific Airways Ltd dan Singapore Airlines Ltd telah memangkas kapasitas penerbangan di seluruh jaringan global mereka sebagai bagian dari upaya mengelola krisis.

Secara keseluruhan, IATA memperkirakan lalu lintas penumpang di wilayah Asia Pasifik turun 8,2% pada tahun ini, jauh dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yang tumbuh 4,8%.

“Maskapai membuat keputusan sulit untuk memangkas kapasitas dan dalam beberapa kasus memangkas rute,” kata Direktur Jenderal IATA Alexandre de Juniac dalam sebuah pernyataan.

Operator penerbangan di luar Asia diperkirakan akan kehilangan pendapatan sebesar US$ 1,5 miliar akibat pendemi tersebut. Kendati demikian, IATA mengaku sebenarnya terlalu dini untuk mengukur dampak pada pendapatan.

Air France KLM SA pada hari Kamis (20/2) memperkirakan bakal kehilangan pendapatan mencapai US$ 216 juta hingga April akibat wabah virus corona.

“Biaya bahan bakar yang lebih rendah akan membantu mengimbangi sebagian dari pendapatan yang hilang. Ini akan menjadi tahun yang sangat sulit bagi maskapai penerbangan,” kata Juniac.

Wabah virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini telah menewaskan lebih dari 2.200 orang di seluruh dunia. Hingga kini, jumlah kasus infeksi mencapai lebih dari 76 ribu, serta menyebar di 30 negara atau teritori. Mayoritas kematian dan kasus berada di provinsi Hubei dengan ibu kota Wuhan yang merupakan pusat wabah.

Data dari learnbonds.com, virus novel corona menjadi epidemi termahal dalam 20 tahun terakhir. Tercatat kerugian ekonomi akibat virus yang menyerang sebagian daratan Tiongkok, diproyeksikan sebesar US$ 62 miliar. Angka ini lebih besar dari kerugian ekonomi dari Ebola yang senilai US$ 53 miliar seperti terlihat dalam databoks di bawah ini.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

BI Pangkas Suku Bunga, IHSG Diprediksi Parkir di Zona Hijau

Next Post

Minuman berpemanis diusulkan kena cukai: Ditolak pengusaha tapi didukung dokter

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Minuman berpemanis diusulkan kena cukai: Ditolak pengusaha tapi didukung dokter

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara