Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Dorong Infrastruktur, Jokowi Minta Rantai Pasok Konstruksi Dibenahi

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-12-12
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar manajemen rantai pasok konstruksi di Indonesia dibenahi untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Menurut Jokowi, pembenahan perlu dilakukan karena masih terjadi rentang yang besar antara suplai dan permintaan atas material konstruksi.

“(Pembenahan) mulai dari penyiapan SDM, peralatan, material, inovasi teknologi dan juga pendanaan,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta.

Jokowi menerangkan, saat ini kebutuhan aspal untuk pembangunan infrastruktur sebesar 650 ribu ton per tahun. Dari angka tersebut, Jokowi mengatakan baru 70% terpenuhi.

Hal serupa terjadi atas kebutuhan baja. Presiden menjelaskan, Indonesia masih butuh 9 juta ton baja setiap tahunnya. Sedangkan kebutuhan semen baru terpenuhi sekitar 60%. “Ini artinya kita perlu memperkuat industri pendukung infrastruktur,” kata Jokowi.

Sementara itu terkait masalah pembiayaan infrastruktur, Jokowi mengatakan tidak akan cukup jika hanya mengandalkan APBN. Atas dasar itu, pemerintah menawarkan model pembiayaan kreatif, seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta Pembiyaan Investasi Non-Anggaran (PINA).

Untuk bisa mendorong model pembiayaan tersebut, dia meminta agar ekosistem investasi di seluruh sektor infrastruktur segera diperbaiki. “Sehingga memiliki daya tarik dan daya saing investasi yang semakin baik,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengingatkan agar BUMN tidak mendominasi proyek-proyek infrastruktur. Dia meminta agar swasta juga diberikan ruang untuk ikut proyek tersebut. “Saya yakin semangat kolaboratif kita mampu mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengingatkan agar pembangunan infrastruktur harus difokuskan memperlancar konektivitas. Tujuannya menghubungkan pasar dengan sentra-sentra produksi rakyat, mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan, industri, termasuk di dalamnya UMKM.

(Baca: Jokowi Harap Infrastruktur Pendukung di 5 Bali Baru Rampung pada 2020)

Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun benar-benar berimbas kepada perbaikan indeks performa logistik Indonesia. “Serta memiliki dampak pada peningkatan daya saing produk-produk ekspor,” tuturnya.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga akan meneruskan pembangunan moda transportasi massal, seperti MRT, LRT, dan kereta cepat di kota-kota besar. Hal ini agar keseluruhan sistem transportasi menjadi semakin efisien, ramah lingkungan, dan terkoneksi. (katadata)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Tags: Infrastruktur
Previous Post

Menunggu The Fed, Rupiah Melemah ke Rp14.038 per dolar AS

Next Post

Ini 5 Pesan Menkeu pada Orientasi ASN Kemenkeu dari PKN STAN 2019

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Ini 5 Pesan Menkeu pada Orientasi ASN Kemenkeu dari PKN STAN 2019

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara