Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Harga Pesawat Airbus Garuda yang Bawa Harley Davidson

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-12-16
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id- Kasus penyelundupan Harley Davidson oleh Ari Askhara, eks direktur utama PT Garuda Indonesia (Persero), berbuntut panjang. Setelah pemecatan dirut hingga persoalan anak dan cucu usaha BUMN maskapai penerbangan itu, kini oknum Garuda Indonesia dituding menaikkan harga (mark up) pesawat Airbus jenis A330-300.

Akun anonim Twitter @digeeembok menyebut pada 2003 lalu, harga Airbus A330-300 dibanderol US$140 juta. Namun, Garuda membeli pesawat seharga US$214 juta per unit. Garuda memesan enam unit yang berarti perusahaan menggelontorkan dana US$1,2 miliar.

Tudingan mark up harga pesawat tersebut menyeret nama Tommy Tampatty, Ketua Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga), yang ditolak mentah-mentah olehnya. Bahkan, ia meminta masyarakat untuk tidak mempercayai akun anonim tersebut.

“Saya tegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar. Saya berani menantang siapapun kalau benar mereka ada bukti, yuk sama-sama melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” imbuh dia.

Hanya saja, manajemen tak mengungkapkan total dana yang digelontorkan dan skema pemesanan 14 pesawat Airbus A330-900 neo.Mengutip laman resmi airbus.com, harga rata-rata pesawat Airbus A330-300 pada 2018 lalu sebesar US$264,2 juta atau setara dengan Rp3,69 triliun jika menggunakan kurs Rp14 ribu per dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara, untuk harga pesawat Airbus A330-900 neo, jenis pesawat pesanan terbaru Garuda yang mengangkut motor selundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton, berkisar US$296,4 juta atau setara Rp4,14 triliun pada 2018.

Eks Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara sempat menyebut perusahaan telah memesan sebanyak 14 pesawat Airbus A330-900 neo. Armada itu akan dikirim langsung dari Prancis secara bertahap hingga 2022 mendatang.

Ia bilang total pesawat Airbus A330-900 neo yang tiba tahun ini sebanyak lima armada. Nantinya, tiga armada akan digunakan oleh Garuda Indonesia dan dua pesawat diberikan kepada anak usahanya, yakni Citilink Indonesia.

Jika mengacu pada harga pesawat yang dipaparkan Airbus dalam laman resminya, setidaknya dana yang harus dikucurkan oleh Garuda Indonesia untuk memesan 14 pesawat mencapai US$4,14 miliar atau Rp58 triliun.

Ari menjelaskan Airbus A330-900 di Garuda Indonesia akan digunakan untuk rute penerbangan domestik dan internasional. Rinciannya, Jakarta-Surabaya pp, Jakarta-Makassar pp, Jakarta-Kualanamu pp, Jakarta-Denpasar pp, Jakarta-Amsterdam pp.

“Rencana ke depannya digunakan untuk rute penerbangan internasional, seperti Jakarta-Amsterdam pp sebagai salah satu upaya untuk memperkuat jaringan konektivitas penerbangan internasional, khususnya di wilayah Eropa, sekaligus memenuhi kebutuhan pasar Amsterdam yang tinggi ke Indonesia.”

Di sisi lain, Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo menyatakan pihaknya akan menggunakan Airbus A330-900 untuk penerbangan internasional. Rute yang disiapkan, antara lain Jakarta-Jeddah dan negara lainnya di Asia.

Sementara, Pengamat Penerbangan Gatot Raharjo menjelaskan mayoritas maskapai biasanya menggunakan skema sewa beli (lease purchase) dalam memesan pesawat dari pabrik. Dengan sistem itu, perusahaan harus membayar cicilan dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian.

Jika cicilannya sudah lunas, maka pesawat yang semula berstatus sewa akan menjadi milik maskapai. Hanya saja, harganya tak sama dengan nilai yang dituliskan di laman resmi pabrik, seperti Airbus.

“Jadi bisa saja skemanya maskapai cari ke pabrik, nanti pabrik cari leasing company. Harga bergantung kesepakatan karena tetap harus ada untung bagi leasing company,” imbuhnya.

Selain itu, tambah Gatot, nilai yang harus dibayarkan maskapai juga bergantung pada jumlah pesawat yang dipesan dan fasilitas yang dipilih. Misalnya, harga untuk fasilitas pesawat yang akan digunakan Garuda Indonesia tentu beda dengan Citilink Indonesia.

“Harga pesawat tidak ada yang fix, ada negosisasi. Misalnya, fasilitas pesawat Garuda Indonesia yang full service, beda dengan Citilink dan Lion Air yang tipe pesawat berbiaya murah,” tutup Gatot. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

IHSG Menguat Sambut Sinyal Damai Perang Dagang AS-China

Next Post

Angkasa Pura II Klaim 19 Investor Akan Kembangkan Kualanamu

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Angkasa Pura II Klaim 19 Investor Akan Kembangkan Kualanamu

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara