Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

IESR Ragu Hilirisasi Batu Bara Bisa Gantikan Elpiji

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-01-21
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id- Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa meragukan rencana pemerintah untuk mengolah batu bara menjadi gas dimethyl ether (DME) sebagai pengganti elpiji. Sebab, ia menilai rencana tersebut membutuhkan investasi yang besar.

“Kita punya batu bara kalori rendah dan ini saya kira cukup banyak jumlahnya dari sisi deposit dan juga tidak bisa diekspor. Belum tentu batubara kalori rendah ini juga secara perekonomian layak untuk dijadikan gas atau bahan bakar cair,” kata Fabby di Balai Kartini, Jakarta.

Menurut Fabby, pemanfaatan batu bara sendiri juga akan sangat sulit dilakukan mengingat banyaknya negara yang juga berlomba-lomba untuk memanfaatkan cadangan batu bara dalam negeri.

Sebab, saat ini terjadi transisi energi dari pemanfaatan energi fosil, menjadi energi terbarukan secara global.

“Negara-negara yang juga memproduksi batu bara itu akan berebut pasar. Rusia yang melakukan ekspor di sejumlah bagian di Asia Selatan. Afrika Selatan dan Kolombia juga masuk ke pasar Asia. Artinya produk batu bara Indonesia menghadapi saingan di pasar-pasar yang didominasi oleh Indonesia,” katanya.”Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor Indonesia beberapa juga punya batu bara, seperti Tiongkok dan India, negara-negara tersebut juga ingin memanfaatkan batu bara mereka karena mereka tahu waktu pemanfaatan batu bara itu tinggal sedikit,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwa, saat ini, dua negara tersebut tengah membatasi untuk melakukan ekspor batu bara, dan lebih fokus terhadap pemanfaatan batu bara tersebut.

Salah satu upayanya adalah dengan memproduksi batu bara menjadi energi alternatif seperti gas ataupun liquid natural gas (LNG).

“Jadi mereka mencoba memodifikasi sumber daya alam, makanya sekarang China atau India mengurangi ekspornya. Ini akan menjadi tren baru menurut saya,” jelasnya.

Terlebih, negara-negara tersebut juga memiliki kemajuan dalam teknologi dan infrastruktur pengelolaan batu bara yang terus berkembang.

Dengan demikian, Fabby menyebutkan bahwa Indonesia akan mendapatkan tekanan besar dari adanya pesaing-pesaing tersebut. Untuk itu, produsen Indonesia juga harus membangun infrastruktur yang dapat bersaing dalam proses produksi dan pemberian nilai tambah pemanfaatan batu bara.

“Apalagi kalau tiba-tiba ekspornya terganggu, tekanan untuk menyerap produksi batu bara untuk dalam negeri juga akan terganggu,” pungkasnya.

Indonesia sendiri saat ini diketahui sebagai salah satu pemain batu bara terbesar di dunia. Tahun lalu, produksi batu bara Indonesia mencapai 610 juta ton atau lebih tinggi dibandingkan kuota Kementerian ESDM yang sebesar 489 juta ton. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Ramalan IMF Dongkrak Harga Emas Antam ke Rp771 Ribu per Gram

Next Post

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Dunia 2020 Jadi 3,3 Persen

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Dunia 2020 Jadi 3,3 Persen

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara