Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

IMF Desak AS dan Cina Keluarkan Lebih Banyak Stimulus

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-10-16
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Dana Moneter Internasional (IMF) mendorong dua ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat (AS) dan Cina, mempertahankan stimulus secara maksimal. Stimulus mereka diproyeksikan dapat mempercepat pemulihan ekonomi global dari tekanan pandemi Covid-19.

Dalam konferensi pers setelah pertemuan komite pengarah IMF, Kamis (16/10), Direktur IMF Kristalina Georgieva mengatakan, AS memiliki ruang fiskal dan kapasitas kebijakan moneter untuk memompa lebih banyak stimulus ekonomi. Selama pandemi, pengeluaran Negeri Paman Sam memiliki dampak yang sangat positif di seluruh dunia dan pengaruhnya signifikan.

Sejauh ini, Washington telah mengeluarkan belanja untuk stimulus senilai 3 triliun dolar AS yang dimanfaatkan oleh fasilitas pinjaman dan jaminan Federal Reserve. Tapi, negosiasi stimulus putaran berikutnya antara pemerintahan Presiden Donald Trump dengan Demokrat di Kongres terhenti dan tampaknya tidak mungkin menghasilkan kesepakatan sebelum pemilihan presiden pada 3 November.

Georgieva mengatakan, keputusan stimulus lebih lanjut tergantung pada otoritas AS. “Tapi, stimulus tambahan itu akan menjadi dorongan positif yang penting dan kami ingin melihat bagaimana kelanjutannya,” ujarnya seperti dilansir di Reuters, Kamis (15/10).

Kepada panel CNBC, Georgieva menyampaikan keyakinannya bahwa Amerika Serikat akan menerapkan stimulus fiskal lebih lanjut. Apabila bisa segera direalisasikan, stimulus itu akan berdampak positif seperti stimulus sebelumnya.

Satu pesan yang disampaikan Georgieva, stimulus tersebut harus difokuskan untuk mendorong dunia usaha dan mempertahankan lapangan pekerjaan. “Ini pesan utama kami,” katanya.

Georgieva mengatakan, China juga telah memberikan stimulus kuat bagi ekonomi global. Mulai dari pengeluaran fiskal, kebijakan moneter dan pemulihan China sendiri yang kuat telah menciptakan permintaan bagi negara-negara yang memasok komoditas dan komponen rantai pasokan.

Upaya gabungan China untuk mengembangkan dan mendistribusikan vaksin secara luas akan meningkatkan keyakinan, pandemi dapat dihentikan lebih cepat. “Sampai kita memiliki jalan keluar yang lebih bersifat tahan lama dari krisis kesehatan, pemulihan akan tetap tidak merata dan tidak pasti,” ujar Georgieva.

Selain bergantung pada pemulihan AS dan China, Georgieva menuturkan, pemulihan ekonomi global akan berjalan lebih cepat seiring dengan kolaborasi banyak negara untuk pengadaan vaksin. Menurutnya, kerja sama internasional dalam mengembangkan dan mendistribusikan vaksin Covid-19 secara merata di seluruh dunia juga dapat menambah hampir 9 triliun dolar AS ke pendapatan global pada 2025.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Ekspor pertanian di bulan September 2020 meningkat 20,84% dari bulan sebelumnya

Next Post

Merumuskan Ulang Independensi BI Saat Krisis Ekonomi Akibat Pandemi

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Merumuskan Ulang Independensi BI Saat Krisis Ekonomi Akibat Pandemi

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara