[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]
KeuanganNegara.id -Presiden Jokowi mengatakan, pandemi COVID-19 telah memberikan dampak buruk terhadap sektor pekerjaan di Indonesia. Khususnya kepada anak-anak muda yang baru lulus dan sedang mencari pekerjaan.
“Saat ini setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru. Anak-anak muda yang masuk ke pasar kerja, apalagi di tengah pandemi,” kata Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual dalam hari ulang tahun ke-6 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada hari ini.
“Terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemi COVID-19,”
Mantan Wali Kota Solo itu menyebut, saat ini masih banyak pekerja Indonesia lulusan SMA hingga SD. Jokowi menyebut hal ini dapat menjadi kendala karena Indonesia akan mendapat bonus demografi pada 2030.
“Kita juga menghadapi kenyataan sebanyak 87 persen dari total penduduk bekerja memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA ke bawah dan 39 persen di antaranya berpendidikan sekolah dasar,” ucap Jokowi.
“Ini artinya untuk menghadapi puncak bonus demografi, tidak ada pilihan lain bagi kita selain kita harus bekerja keras untuk menyiapkan SDM-SDM kita, SDM yang unggul,” tambah dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, pemerintah sudah mulai bekerja demi menciptakan lapangan pekerjaan terhadap anak muda.
Jokowi juga mengajak agar PSI dapat ikut membantu pemerintah dalam mengatasi masalah ini mengingat rata-rata kader mereka merupakan anak-anak muda.
“Kita juga harus kerja keras menciptakan lapangan kerja yang sebanyak banyaknya. Itulah yang menjadi prioritas utama pemerintah saat ini dan kita mengajak PSI untuk menjadi bagian dari upaya ini,” kata Jokowi.
“Oleh karena itu saya mengajak seluruh kader PSI di seluruh pelosok tanah air untuk menjadi simbol simbol kreativitas dan penggerak optimisme anak anak muda untuk turun tangan membantu menyelesaikan persoalan persoalan bangsa, melalui keberanian untuk melakukan lompatan dengan kreativitas dan inovasinya,” tutup dia.(msn)




Discussion about this post