Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Moeldoko Sebut Lahan Pertanian RI Menyusut 120.000 Hektare Tiap Tahun

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-03-13
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldokomengatakan, lahan baku untuk pertanian semakin menyusut setiap tahunnya. Persoalan ini, kata Moeldoko, tak hanya terjadi di dunia, melainkan juga di Indonesia.

Moeldoko mengatakan, penyusutan lahan baku pertanian di dunia saat ini telah mencapai 44%. Adapun di Indonesia, penyusutan lahan pertanian mencapai 120 ribu hektare setiap tahunnya. “Terjadi penyusutan lahan baku yang cukup signifikan dari tahun ke tahun,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta.

Menurut dia, kondisi ini terjadi lantaran pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya. Sementara, lahan yang ada terbatas. Kondisi ini pun dapat mengancam ketersediaan bahan baku bagi 820 juta penduduk dunia. “Ini harus kita carikan solusi yang terbaik,” kata Moeldoko.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Presiden tersebut menilai solusi mengatasi penyusutan lahan adalah dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi.

Moeldoko mengatakan, intensifikasi harus dilakukan dengan menggunakan teknologi pertanian yang modern. Persoalannya, petani Indonesia masih lambat mengadaptasi teknologi yang ada. “Begitu ada teknologi, bibit baru dan seterusnya, mereka tidak serta-merta bisa menerima dengan baik,” kata Moeldoko.

Atas dasar itu, edukasi dan sosiasasi harus dilakukan secara terus menerus. Dengan demikian, para petani bisa memahami penggunaan teknologi tersebut.

Adapun terkait ekstensifikasi, Moeldoko menilai hal tersebut dapat dilakukan dengan mengembangkan lahan-lahan baru di luar Jawa. Meski demikian, dia menilai ada berbagai kendala yang membuat proses ekstensifikasi tersebut tidak sukses.

“Untuk itu menurut kami teknologi pertanian adalah sebuah keharusan yang kita dorong habis-habisan agar masyarakat Indonesia bisa betul-betul bisa mengadopsi itu dengan sampai,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai Indonesia sebenarnya masih punya banyak lahan yang bisa digunakan untuk pertanian. Pembukaan lahan pun mudah dilakukan.

Hanya saja, dia menilai pembukaan lahan tak boleh lagi dilakukan di Jawa. “Minta lahan segitu kan mudah, enggak sulit, asal jangan di Jawa. Masih banyak lahan kita,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta agar pembukaan lahan diiringi dengan persiapan yang baik, mulai dari infrastruktur hingga bibit. Dengan begitu, pembukaan lahan baru di Indonesia bisa sukses. “Ini saya kira fungsi HKTI dalam menyelesaikan persoalan-persoalan seperti itu,” ucap Jokowi. (msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

ESDM Ramal Setoran PNBP Minerba Hanya Capai Rp44 T pada 2020

Next Post

Harga Naik, Kadin Pertanyakan Data Stok Asosiasi Gula

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Harga Naik, Kadin Pertanyakan Data Stok Asosiasi Gula

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara