Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Protes-protes Hingga Tetes Air Mata Susi Pudjiastuti soal Ekspor Benih Lobster

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-11-25
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dikabarkan menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, pada Rabu (25/11) dini hari. Informasi yang diperoleh, penangkapan itu terkait dugaan korupsi atau suap dalam ekspor benih lobster.

Di masa kepemimpinan Edhy Prabowo di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), memang terjadi perubahan kebijakan soal ekspor benih lobster ini. Menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti, sangat keras menentang kebijakan tersebut.

Penentangan Susi Pudjiastuti atas kebijakan yang mengizinkan ekspor benih lobster, bahkan sampai membuatnya sempat meneteskan air mata. Tapi kebijakan itu tetap berjalan hingga kini Edhy Prabowo ditangkap KPK.

Berikut sejumlah kutipan pernyataan protes keras Susi Pudjiastuti:

Sekarang Ekspor, Lama-lama Jadi Importir

“Jika penangkapan benih lobster secara besar-besaran terus dilakukan lama-lama ekosistem akan habis. Nanti sama seperti bawang putih, seperti beras, dijual murah. Tapi (kemudian) kita harus impor,” kata Susi Pudjiastuti dalam webinar ‘Telaah Kebijakan Ekspor Benih Lobster’yang diselenggarakan PBNU, Kamis (23/7).

Belajar Dulu, Baru Ngomong!

“Belajar baru omong! Lobster belum bisa dibreedingkan in house, semua bibit alam. Vietnam budi daya hanya membesarkan dan hanya dari Indonesia mereka bisa dapat, lewat Singapura atau yang langsung. Negara lain yang punya bibit tidak mau jual bibitnya kecuali kita, karena bodoh,” kata Susi Pudjiastuti di akun twitternya, 12 Desember 2019.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melepasliarkan benih lobster di Banyuwangi. Foto: Dok. KKP

Tetes Air Mata Susi Protes Ekspor Benih Lobster

“Mereka adalah plasma nutfah. Agama dan negara harus lindungi karena itu keberlanjutan kita sebagai manusia. Di negeri kita tidak ada kepedulian itu. Pak Busyro (Pimpinan Pusat Muhammadiyah), saya menangis karena saya tahu. Di Pangandaran dulu (produksi) lobster 2 ton, ikan 30 ton sehari. (Sekarang) di tengah laut ikannya diambilin, bibit lobsternya diambilin, ya hilang. Kita mau ke mana?” kata Susi Pudjiastuti sambil mengusap air mata yang menetes, Dalam diskusi ‘Rembug Nasional Muhammadiyah: Ancaman Atas Kedaulatan Sumber Daya Laut’, Jumat (24/7).

Tak Cuma Lobster, Semua Akan Mati

“Benarkah? Ya pasti benar. Kita semua juga akan mati,” ungkap Susi Pudjiastuti dalam cuitannya via Twitter miliknya @susipudjiastuti seperti dikutip, 12 Desember 2019.

Pernyataan ini dilontarkan Susi Pudjiastuti, menanggapi klaim Edhy Prabowo yang menyebut benih lobster apabila tidak dibesarkan atau dibudidayakan, dia akan mati.(msn)

 

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Kemenaker: Sekitar 88% perusahaan terdampak pandemi Covid-19

Next Post

Sri Mulyani mendeteksi anomali penerimaan pajak sektor telekomunikasi

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Sri Mulyani mendeteksi anomali penerimaan pajak sektor telekomunikasi

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara