Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

PUPR: Teknologi Digital Bisa Menjawab Tantangan Sektor Infrastruktur

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-11-27
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, adopsi teknologi digital di sektor infrastruktur sangat penting bagi industri. Apalagi masifnya pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor pendorong daya saing investasi Indonesia.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga menilai, pemanfaatan teknologi digital bisa menjadi jawaban bagi tantangan di sektor industri infrastruktur. Pasalnya, dalam konstruksi kerap terjadi kesalahan desain yang mengakibatkan pekerjaan ulang atau reworks.

“Dalam sebuah siklus pekerjaan infrastruktur, reworks merugikan dari berbagai macam aspek, waktu, efektivitas kerja, tentu mengurangi 30% marjin keuntungan,” kata Danis dalam acara Digital Construction Day 2019 di Hotel Mulia, Jakarta.

Menurutnya, dengan adanya inovasi digital di sektor infrastruktur, pelaku usaha bisa lebih mengukur segala hal yang mungkin dikerjakan sedini mungkin. Seperti mengukur pengerjaan sejak dari perencanaan desain sampai rencana operasi dan pemeliharanaan proyek.

Dengan begitu, Danis percaya bakal meningkatkan produktivitas, kecepatan pengerjaan, dan kualitas pengerjaan konstruksi. “Adopsi teknologi digital di sektor infrastruktur merupakan hal yang sangat penting bagi kita. Meski bukan satu-satunya jawaban atas segala masalah proyek,” katanya.

Penerapan teknologi digital ini bisa melalui banyak cara seperti penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), internet of things, maupun penggunaan robot. Pemanfaatannya bisa mulai sejak melakukan survei, tahap desain, pelaksanaan konstruksi, hingga pengoperasian dan pemeliharaan.

“Semua bermuara pada pemanfaatan building information modelling (BIM),” katanya. Teknologi BIM merupakan metode untuk konstruksi infrastruktur, di mana terdapat integrasi model virtual berserta data dan informasi teknisnya.

(Baca: Darmin: Infrastruktur Indonesia Tertinggal akibat Krisis Moneter)

Penerapan teknologi tersebut sebenanrnya sudah diwajibkan dalam regulasi Peraturan Menteri PUPR Nomor 22 Tahun 2018. Dalam aturan tersebut, penggunaan BIM saat ini masih diperuntukkan untuk bangunan negara dengan luas lahan sebesar 2.200 meter persegi.

Beberapa proyek yang telah menerapkan teknologi BIM yaitu Stadion Manahan di Solo, Pasar Atas Bukittinggi, Stadion PON Papua, Bendungan Sindang Heula, Tol Manado-Bitung, dan Jembatan Teluk Kendari.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk, Lukman Hidayat berharap dengan adanya digitalisasi di sektor konstruksi ini bisa membantu menggerakkan bisnis perusahaan menjadi lebih efisien, efektif, dan ekonomis. “Artinya kami punya daya saing yang tinggi,” katanya.

Selain itu, Lukman mengatakan, pihaknya tidak kesulitan untuk mencari sumber daya manusia yang mampu menjalankan digitalisasi. Pasalnya saat ini banyak lulusan teknik sipil maupun ekonomi yang sudah terpapar oleh kemajuan teknologi digital, sehingga tidak susah mencari talenta berbakat.

Adapun masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi salah satu faktor yang mendorong daya saing investasi di Indonesia. Tahun ini indeks indikator infrastruktur naik 0,9 poin dibanding tahun lalu menjadi 67,7. Namun secara keseluruhan indeks daya saing turun 0,3 poin menjadi 64,6 karena rendahnya adopsi teknologi di dalam negeri.

Salah satu faktor yang menyebabkan turunnya indeks daya saing investasi Indonesia yaitu masih rendahnya adopsi teknologi yang nilai indeksnya turun 5,7 poin menjadi 55,4. Sehingga peringkat daya saing Indonesia turun ke posisi 50 dari sebelumnya di posisi 45.(katadata)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Tags: Infrastruktur
Previous Post

Tunggu AS-China Damai, Rupiah Melemah Rp14.088 per Dolar AS

Next Post

IHSG Diproyeksi Lesu Karena Minim Sentimen Positif

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

IHSG Diproyeksi Lesu Karena Minim Sentimen Positif

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara