Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Kemenhub soal Tol Japek II Bergelombang: Ngantuk, Jadi Bangun

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-12-16
in Hot News
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id- Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyardi agaknya tak mempermasalahkan gelombang di Jalan Tol Layang (elevated) Jakarta-Cikampek (Japek) II. Bahkan, ia menuturkan manfaat lain jalan gelombang yang terasa seperti polisi tidur itu sebagai agar masyarakat pengguna jalan yang melintas tetap terjaga saat berkendara.

“Kalau dalam batas kecepatan ya biasa saja, tidak bahaya. Kalau dalam keadaan ngantuk enak juga tuh, kayak dibangunkan gitu,” ujarnya di Kantor Kemenhub, Senin (16/12).

Oleh karenanya, ia mengimbau pengguna jalan untuk tidak melintas dengan kecepatan tinggi. Ia merekomendasikan batas kecepatan tertinggi, yakni 80 Kilometer (Km) per jam.

“Masyarakat banyak yang komplain (atas peraturan tersebut). Kenapa dibatasi 80 Km per jam? Ada yang namanya expansion joint, sambungan yang memang belum begitu bagus. Jadi, seperti polisi tidur. Bisa ada lompatan sedikit, ini yang cukup berbahaya (dalam kecepatan tinggi),” ungkapnya.

Dari sisi keselamatan dalam persiapan menjelang Nataru,Budi menyatakan bahwa terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki dari jasa marga selain perbaikan sambungan. Salah satunya, adalah jumlah Water barrier, dan concrete barrier yang dinilai terlalu banyak dan terkesan menyempitkan jalur tol.Sementara itu, berdasarkan data yang diambil Kemenhub dalam satu hari operasi Jalan Tol Layang Japek II sejak minggu (15/12) kemarin, Budi menyebut terjadi peningkatan jumlah pengguna tol dari siang hingga menjelang malam hari.Kendati demikian, Budi menjelaskan bahwa permasalahan sambungan ini tidak akan membahayakan apabila masyarakat memenuhi peraturan kecepatan tersebut.

Pun demikian, Budi berjanji akan menggandeng Kementerian PUPR dan Jasa Marga selaku operator jalan tol untuk menyelesaikan persoalan jalan bergelombang di Jalan Tol Layang Japek II. Perbaikan, ia melanjutkan akan dilakukan sebelum Natal dan Tahun Baru.

Namun, ia memastikan sambungan antara kerangka jalan tol layang (expansion joint) masih terjalin dengan baik. Pun demikian, hasil survei Kemenhub menyebut sebagian besar masyarakat masih merasa kurang nyaman saat berkendara di jalan tol layang sepanjang 36,4 Km tersebut.

“Kemarin saya sudah koordinasi dengan PUPR dan Jasa Marga. itu kan harusnya sambungan itu harusnya gak terasa, dan sekarang memang belum sempurna. Dirjen Bina Marga dan Jasa Marga akan memperbaiki itu dalam waktu dekat,” tutur Budi.

“Secara umum, dari mulai siang, sore, hingga malam ada peningkatan pergerakan terutama Bandung-Jakarta. Artinya, secara bertahap, masyarakat semakin tahu tol elevated itu akan semakin membantu masyarakat,” tuturnya.

Diketahui, rata-rata jalur Jakarta menuju Cikampek dilalui 20 kendaraan per menit, dan memiliki puncak rata-rata kendaraan sekitar 40 kendaraan per menitnya.

Berdasarkan hasil tersebut ,Budi menilai jalan tol layang itu akan mampu membantu ledakan jumlah kendaraan saat Nataru tiba, dan meminimalisir kemacetan. “Saya kira sudah cukup bagus,” imbuhnya.

“Kemudian ada marka jalan lama yang belum dihapus, jadi membingungkan. Ketiga, sign atau petunjuk yang diusulkan pakai neon box, sehingga di malam hari jadi malam hari kelihatan,” tuturnya.

Sebelumnya, Pimpinan Proyek Area 1 PT Jasamarga Prajudi sempat menanggapi pertanyaan masyarakat yang menilai jalan tol Japek II ‘bergelombang’. Ia bilang bahwa desain yang harus mengikuti kondisi di bawahnya, seperti jembatan penyebrangan orang (JPO).(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

DPR Desak Penegak Hukum Cekal Direksi Jiwasraya

Next Post

Usai Nikel, Jokowi Akan Larang Ekspor Bauksit

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Usai Nikel, Jokowi Akan Larang Ekspor Bauksit

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara