Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Bank Dunia Desak Ekonomi China Lebih Terbuka

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-11-22
in Ekonomi, Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Kepala Bank Dunia David Malpass mendesak China untuk membuka ekonominya. Desakan tersebut terdengar persis seperti tuntutan Amerika Serikat (AS) dalam perundingan perang dagang kedua negara yang berlarut-larut hingga saat ini.

Malpass menyampaikan desakan tersebut setelah bertemu dengan Perdana Menteri China Li Keqiang dalam pertemuan dengan para kepala lembaga internasional lainnya, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Organisasi, serta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Saya mendorong reformasi dan liberalisasi baru,” ujarnya seperti dilansir AFP, Kamis (21/11).

Diketahui, ekonomi China pada kuartal III 2019 melambat untuk pertama kalinya dalam tiga dekade terakhir. Perlambatan ekonomi China juga disebabkan oleh permintaan global yang lemah dan krisis utang di dalam negeri.

Sebagai informasi, perusahaan raksasa milik negara mendominasi sektor-sektor ekonomi China. Perusahaan-perusahaan itu tercatat untung, termasuk di dalamnya perusahaan energi, penerbangan, dan telekomunikasi, di mana akses pemain swasta sangat dibatasi.Malpass menuturkan bahwa China harus menyelesaikan sengketa dagang bilateral dengan AS dan meningkatkan transparansi dalam pinjaman untuk menghindari perlambatan ekonomi lebih tajam dalam beberapa waktu ke depan.

“China dapat meningkatkan supremasi hukum, memungkinkan pasar untuk memainkan peran yang lebih menentukan dalam mengalokasikan sumber daya, termasuk utang dan investasi. Lalu, mengurangi subsidi untuk perusahaan milik negara dan menghilangkan hambatan terhadap persaingan,” jelasnya.

Memang, Malpass mengakui hal-hal tersebut di atas sulit untuk dicapai. Namun, hal itu sangat penting untuk mengurangi ketidaksetaraan dan membangun standar hidup yang lebih tinggi.

Mitra dagang China telah lama mengeluhkan hal tersebut, termasuk kurangnya lapangan kerja yang setara dan pencurian kekayaan intelektual.

Namun, Li menegaskan perusahaan domestik dan asing yang terdaftar di China akan diperlakukan sama. “Mereka akan memiliki akses yang sama ke peluang investasi, akses yang adil ke sumber daya, perlindungan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Tak cuma itu, Pemerintah China juga mengumumkan jadwal untuk membuka sektor keuangannya kepada investor asing pada tahun depan.

Sementara itu, Ketua IMF Kristalina Georgieva memperingatkan bahwa perang dagang antara AS dan China akan memangkas US$700 miliar dari ekonomi global pada 2020.

“Apa yang harus menjadi prioritas kami? Pertama, beralih dari gencatan senjata perdagangan ke perdamaian perdagangan,” jelasnya. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

BI Sebut Kredit Macet Naik Karena Penyaluran Rendah

Next Post

IHSG Diramal Tertekan Sentimen Global

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

IHSG Diramal Tertekan Sentimen Global

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara