Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

BI Siap Tanggung Beban Lebih Besar dalam Biayai Pemulihan Ekonomi

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-06-30
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Gubernur Bank Indonesia atau BI Perry Warjiyo mengaku pihaknya siap menanggung beban lebih besar dalam proses pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Skema burden sharing atau pembagian beban antara pemerintah dengan BI diklaim hampir rampung.

“Sekali lagi burden sharing, BI siap untuk tanggung tidak hanya pendanaan tapi juga beban lebih besar,” kata Perry di DPR. Bank sentral mengaku terus berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, bahkan untuk korporasi bisa dipertimbangkan sama-sama dengan UMKM.

Seperti diketahui, kebutuhan pembiayaan utang untuk menangani pandemi Corona atau Covid-19 sebesar Rp 903,46 triliun. Rinciannya adalah untuk public goods senilai Rp 397,6 triliun dan non public goods senilai Rp 505,86 triliun.

Dengan asumsi market rate (bunga SBN) sebesar 7,36 persen, maka beban bunga utang atas dampak Covid-19 senilai Rp 66,5 triliun. Dari jumlah tersebut BI menanggung Rp 35,9 triliun atau 53,9 persen.

Lebih jauh, Perry memastikan bahwa tata kelola pelaksanaan kebijakan akan berjalan secara optimal. Semua kebijakan yang ditempuh BI maupun pemerintah akan diarahkan untuk memulihkan kondisi perekonomian nasional. “Jadi sekali lagi, burden sharing BI siap,” ucapnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menyatakan pihaknya dan BI berkomitmen segera menyelesaikan pembahasan skema burden sharing terkait pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional. Hal ini disampaikan setelah pembahasan terkait hal tersebut mengalami tarik ulur lebih dari satu bulan lamanya.

Burden sharing adalah pembagian beban antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, dan BI dalam rangka pembiayaan penanganan Covid-19 dan pembiayaan pemulihan ekonomi nasional dari dampak Covid-19.

Dari hasil pembicaraan sementara, kata Sri Mulyani, sudah disepakati soal pembiayaan yang sifatnya publik nantinya 100 persen akan ditanggung oleh bank sentral. Sementara untuk non public goods nantinya akan ditanggung pemerintah.

Dengan begitu, pemerintah menghitung 53,9 persen bunga akan ditanggung BI. “Kami sekarang dengan BI finalisasi perhitungan komponen ini,” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya diberitakan pembahasan soal burden sharing (pembagian beban) antara pemerintah dengan bank sentral berlangsung alot belakangan ini. Dengan kondisi keuangan pemerintah yang sangat minim saat ini, diharapkan keterlibatan Bank Indonesia diharapkan bisa sangat signifikan.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Dirut Pertamina Tak Mau Buru-buru IPO Anak Usaha

Next Post

Bisa Bebani Fiskal, Bank Dunia Minta Utang BUMN Diwaspadai

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Bisa Bebani Fiskal, Bank Dunia Minta Utang BUMN Diwaspadai

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara