Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Pembangunan Jalur Kereta Bandara Dilelang Kemenhub

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-08-26
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0


KeuanganNegara.id-
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melelang pembangunan dua jalur kereta menuju bandara baru Yogyakarta pada Oktober 2019. Dua jalur tersebut yakni jalur kereta bawah di Stasiun Kedundang dan jalur kereta sepanjang 500 meter di Bandara Internasional Yogyakarta.

“Pada saat kami membuat jalur kereta api sampai Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA), ini (Stasiun Kedundang) adalah persimpangan,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kulon Progo, Yogyakarta, Ahad (25/8).

Ia mengatakan skenario jangka pendek, sampai akhir 2020 masih pakai kereta dari Stasiun Tugu ke Stasiun Wojo. Kemudian dari Stasiun Wojo ke bandara Yogyakarta naik bus.

“Dari Stasiun Tugu ke Stasiun Wojo membutuhkan jarak tempuh 40 menit, lalu naik bus ke bandara 10 menit,” katanya. Budi Karya mengakui selama ini, kereta dengan rute yang ada belum dimaksimalkan. Yakni rute kereta api yang dikhususkan untuk mendukung YIA yang beroperasi dari Stasiun Wojo ke Stasiun Maguwoharjo.

“Yang akan datang, kami meminta direview dari Tugu ke Maguwoharjo, ditambah kereta existing sebanyak 178 kereta. Kami minta Daop VI ada jadwal baru kereta api, sehingga ada kepastian dengan jam keberangkatan yang lebih rapat,” harapnya.

Untuk tahap awal pengerjaan jalur kereta api tersebut, ia meminta untuk segera dikerjakan di Oktober tahun ini. Menurut Budi, pembangunan jalur kereta api tersebut nantinya akan berkonsep kombinasi elevated dengan ketinggian dari 3 sampai 6 meter.

Sampai saat ini pembebasan lahan jalur kereta api masih dilakukan. Untuk tahap awal, pengerjaan jalur kereta akan dimulai di dua titik, yaitu 500 meter dari bandara dan dari Stasiun Kedundang.

Budi mengatakan, aksesibilitas terutama dengan kereta api menuju bandara sangat diperlukan. Menurutnya, setelah pembangunan jalur kereta api sampai bandara rampung, daya tampung penumpang harus dimaksimalkan.

“Seiring dengan dilakukannya pemindahan semua maskapai ke Bandara YIA, aksesibilitas di jalur kereta pun diusahakan rampung untuk mengakomodasi meningkatnya penumpang bandara. Ada 66 penerbangan bisa pindah ke YIA,” kata Budi Karya.

Sementara itu, Direktur PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengharapkan pembangunan tol dan jalur kereta lebih cepat, sehingga akan mempermudah akses. “Semua akses transportasi bisa mendukung agar pengembangan bandara bisa lancar. Selama ini, kendala dalam pengembangan bandara saat ini yaitu aksesibilitas,” katanya. (msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Menlu Iran Secara Mengejutkan Sambangi KTT G7 di Perancis

Next Post

Koperasi Jangan Terbebani dengan Tren Revolusi Industri 4.0

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Koperasi Jangan Terbebani dengan Tren Revolusi Industri 4.0

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara