Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Penurunan Cadangan Devisa Biang Pelemahan IHSG di Awal Pekan

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-10-07
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok cukup dalam hingga 1 persen atau 60,66 poin ke level 6.000 pada penutupan perdagangan Senin (7/10).

Analis menengarai penyebab pelemahan indeks akibat penurunan cadangan devisa (cadev) Indonesia. Bank Indonesia mencatat posisi cadev hanya sebesar US$124,3 miliar pada akhir September 2019.

Posisi ini merosot hingga US$2,1 miliar dibanding posisi akhir Agustus 2019 yang mencapai US$126,4 miliar.  Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan IHSG berada di zona hijau pada awal perdagangan.

Namun, jelang jeda perdagangan indeks perlahan melemah hingga akhirnya ditutup di posisi 6.000. Indeks bahkan sempat menyentuh level terendah 5.988.  “Cadangan devisa turun, itu kelihatannya yang kemungkinan menjadi penyebab balik arah pelemahan IHSG,” katanya.

Tak hanya sentimen domestik, ia bilang IHSG juga mendapat tekanan dari sentimen global; perang dagang antara AS-China. Sebagaimana diketahui, dua negara bakal melangsungkan perundingan dagang pada 10-11 Oktober mendatang.

Pelaku pasar, sambungnya, menaruh perhatian penuh pada negosiasi dagang tersebut.  “AS-China ini lebih penting buat Indonesia, karena kita lebih banyak ekspor ke AS dan China,” ujarnya.

Tak hanya perang dagang, lesunya kinerja manufaktur AS juga turut mempengaruhi pasar ekuitas global termasuk Indonesia. Institute for Supply Management (ISM) melaporkan angka Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur AS periode September berada di posisi 47,8.

Ini merupakan capaian terendah Negeri Paman Sam sejak Juni 2009. Indeks PMI manufaktur AS turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 49,1.

Namun demikian, ia menilai secara teknikal level 6.000 masih cukup aman bagi indeks lantaran merupakan level psikologis IHSG. Jika IHSG berhasil dijaga pada level 6.000 maka terdapat potensi penguatan ke level 6.500 hingga akhir tahun.

Sebaliknya, jika IHSG meninggalkan level psikologis itu, ia memprediksi IHSG bisa jatuh lebih dalam ke posisi 5.970 bahkan 5.800.

“Target IHSG hingga akhir tahun sementara 6.000 dulu selama beberapa hari. Tapi, kalau tidak kuat mungkin kami akan revisi ke 5.800 untuk jangka menengah,” ujarnya.

Ditemui dalam kesempatan berbeda, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo menuturkan laju IHSG dipengaruhi oleh sentimen global. Ia memprediksi akibat ketidakpastian global tersebut pelaku pasar memilih untuk melarikan modalnya dari pasar modal Indonesia, salah satunya ke pasar Eropa. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

RI-Belanda Sepakat Lanjut Kerja Sama Proyek Tanggul Raksasa

Next Post

Harga Emas Berpeluang Naik Berkat Sentimen AS

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Harga Emas Berpeluang Naik Berkat Sentimen AS

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara