Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Rupiah Anjlok ke Rp14.318 per Dolar AS Tertekan Virus Corona

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-02-28
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id–  Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.318 per dolar AS pada Jumat (28/2) sore. Posisi tersebut melemah 2,09 persen dibandingkan nilai pada penutupan perdagangan pada Kamis (27/2).

Kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.234 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Kamis (27/2), yakni Rp14.018 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap Wolar AS. Yen Jepang menguat 0,86 persen, Dolar Taiwan 0,30 persen, dan Yuan China 0,26 persen.

Baht Thailand menguat 0,21 persen, Won Korea 0,20 persen, Dolar Singapura sebesar 0,08 persen. Pelemahan terjadi pada Rupee India sebesar 0,80 persen, Lira Turki 0,57 persen, Peso Filipina 0,28 persen, dan Ringgit Malaysia 0,09 persen terhadap Dolar AS.

Di negara maju, mayoritas nilai tukar bergerak melemah terhadap Dolar AS. Poundsterling Inggris melemah sebesar 0,03 persen. Dolar Kanada dan Dolar Australia juga melemah dengan nilai masing-masing 0,41 persen dan 0,55 persen.  Euro yang menguat 0,41 persen terhadap dDolar AS.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah pada hari ini masih disebabkan oleh sentimen negatif dari penyebaran wabah virus Corona di luar wilayah Asia.

“Berkurangnya harapan bahwa wabah virus dapat tertahan di China mendorong investor kembali panik, sehingga memicu kekhawatiran,” kata Ibrahim.

Sebelumnya, diketahui virus corona telah menyebar ke wilayah di luar China dan Asia. Hal tersebut ditunjukkan oleh lonjakan jumlah kasus di negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Italia, Iran, dan AS.
Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa virus corona memiliki potensi untuk menjadi pandemi dan berada pada tahap yang menentukan pada hari Kamis (27/2) lalu.

Menurut Ibrahim, dampak melambatnya ekonomi global akibat epidemi virus korona yang terus menyebar berpotensi merembet ke perlambatan ekonomi Indonesia. Ia juga menyebut Bank Indonesia (BI) telah memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 kemungkinan berada di bawah 5 persen akibat dampak virus corona. Padahal, sebelumnya BI memprediksi proyeksi pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 hingga 5,4 persen.

Ibrahim juga mengungkap intervensi BI di pasar valas dan obligasi di perdagangan DNDF pada hari ini tidak berhasil menguatkan nilai rupiah.

“Intervensi yang dilakukan oleh BI tidak bisa membawa mata uang garuda menguat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.170 hingga Rp14.350 pada perdagangan pekan depan.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

IHSG Terjungkal ke 5.452 Terseret Pelemahan 330 Saham

Next Post

Fakta-fakta Pesawat Kepresidenan Baru Jokowi

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Fakta-fakta Pesawat Kepresidenan Baru Jokowi

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara