Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Rupiah Ditutup Menguat 0,38 Persen di posisi Rp14.101 per dolar

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-06
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id- Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp14.101 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Jumat (6/9) sore. Posisi ini menguat 0,38 persen dibanding penutupan pada Kamis (5/9) yakni Rp14.155 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.140 per dolar AS atau menguat dibanding kemarin yakni Rp14.153 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah berada di dalam rentang Rp14.101 hingga Rp14.148 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand menguat 0,04 persen, dolar Singapura menguat 0,09 persen, peso Filipina menguat 0,14 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,21 persen.

Kemudian, rupee India menguat 0,28 persen, won Korea Selatan menguat 0,28 persen, dan yuan China menguat 0,41 persen. Namun di sisi lain, terdapat mata uang yang melemah terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong sebesar 0,02 persen dan yen Jepang sebesar 0,11 persen.

Meski demikian, rupiah masih perlu waspada. Sebab, reli rupiah dalam tiga hari berturut-turut bisa memotivasi investor untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking). Kemudian, rupiah bisa saja melemah di awal pekan nanti jika data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll/NFP) membaik.Sementara itu, mata uang negara maju seperti euro dan dolar Australia masing-masing menguat sebesar 0,03 persen dan 0,27 persen terhadap dolar AS. Namun, poundsterling Inggris melemah 0,28 persen terhadap dolar AS.

Analis Asia Tradepoint Futures Deddy Yusuf Siregar mengatakan penguatan rupiah hari ini disebabkan oleh sentimen penguatan cadangan devisa. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Agustus di angka US$126,4 miliar atau yang tertinggi sejak Februari 2018.

Kemudian dari sisi eksternal, penguatan rupiah juga disebabkan oleh rencana pertemuan AS dan China untuk mencari kembali titik temu perang dagang.

Hal ini terungkap setelah Wakil Perdana Menteri China Liu He dan Gubernur Bank Sentral China Yi Gang telah menghubungi Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada 5 September lalu untuk menyepakati dialog di Washington DC pada awal Oktober mendatang.

“Hari ini memang banyak hal yang mendukung penguatan rupiah, tapi juga masih banyak yang perlu dicermati hingga awal pekan mendatang,” jelas Deddy .(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Satgas Waspada Investasi Endus 123 Fintech Ilegal

Next Post

Kerusuhan Bikin Peringkat Surat Utang Hong Kong Turun

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Kerusuhan Bikin Peringkat Surat Utang Hong Kong Turun

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara