Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Rupiah Menguat ke Rp13.674 per Dolar AS Terdorong Moody’s

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-02-11
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id- Nilai tukar rupiah berada di Rp13.674 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Selasa (11/2) sore. Posisi tersebut menguat sebesar 0,27 persen dibandingkan nilai pada penutupan perdagangan pada Senin (10/2).

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.686 per dolar AS atau menguat dibandingkan posisi Senin (10/2), yakni Rp13.708 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Won Korea menguat 0,48 persen, Peso Filipina 0,32 persen, dan Ringgit Malaysia 0,27 persen.

Baht Thailand juga turut menguat 0,25 persen, Yuan China 0,13 persen, Dolar Singapura 0,12 persen, Rupee India dan Dolar Hong Kong yang sama-sama menguat 0,04 persen terhadap Dolar AS. Pelemahan hanya terjadi pada Lira Turki sebesar 0,37 persen, Yen Jepang 0,10 persen terhadap Dolar AS.

Peringkat stabil itu menunjukkan kualitas surat utang Indonesia tidak mengalami perbaikan dari sebelumnya, tidak pula mengalami kemerosotan.Kemudian di negara maju, nilai tukar bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Terpantau, Euro dan Pounsterling Inggris terpantau melemah dengan nilai masing-masing sebesar 0,03 persen, dan 0,10 persen. Dolar Australia dan Dolar Kanada menguat dengan nilai masing-masing 0,37 persen dan 0,18 persen terhadap Dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah pada hari ini disebabkan oleh sentimen penilaian stabil yang diberikan Moody’s Investor Service atas peringkat surat utang Indonesia.

Sebelumnya, Moody’s memberi surat utang RI pada peringkat Baa2 kepada Indonesia. Ibrahim mengatakan, Baa2 merupakan status surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia masuk dalam kategori moderate credit risk (risiko kredit menengah)

“Itu menggambarkan posisi rating yang akan stabil dalam beberapa waktu ke depan serta menunjukkan risiko yang berimbang,” kata Ibrahim .

Di sisi lain, Ibrahim menyebut Virus Corona masih memiliki potensi menjadi sentimen besar dari pergerakan rupiah.

Ia menilai masih ada kekhawatiran di pasar atas wabah Virus Corona ketika jumlah korban kematian terus meningkat hingga lebih dari 1.000 jiwa di Cina.

Diketahui, terdapat 108 kematian akibat Virus Corona, sementara sejumlah 2.478 kasus baru telah dikonfirmasi pada hari ini. Angka tersebut turun dari 3.062 kasus Senin (10/2) kemarin.

Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.615 hingga Rp13.740 pada perdagangan Rabu (13/2) esok.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Pasar Beli Bersih Rp226,2 M, IHSG Terangkat ke 5.954

Next Post

Bank Dunia Ramal Laju Ekonomi RI di Bawah 5 Persen

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Bank Dunia Ramal Laju Ekonomi RI di Bawah 5 Persen

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara