Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Tunggu AS-China Damai, Rupiah Melemah Rp14.088 per Dolar AS

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-11-26
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp14.088 per dolar AS atau sebesar 0,02 persen pada perdagangan pasar spot Selasa (26/11) sore. Sebelumnya, Kurs rupiah berada di posisi Rp14.086 per dolar AS pada penutupan perdagangan pada Senin (25/11).

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.081 per dolar AS atau menguat dibandingkan posisi Senin (25/11), yakni Rp14.091 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, peso Filipina melemah 0,19 persen, ringgit Malaysia 0,16 persen, dan lira Turki melemah 0,15 persen.

Dolar Singapura juga melemah 0,11 persen, yuan China 0,07 persen, dolar Taiwan 0,05 persen, serta dolar Hong Kong melemah tipis 0,02 persen.

Penguatan terjadi pada rupee India sebesar 0,22 persen, baht Thailand 0,09 persen, dan yen Jepang menguat tipis 0,02 persen. Hanya won Korea yang terlihat berada di posisi stagnan, tak bergerak terhadap dolar AS.

Di negara maju, mayoritas nilai tukar melemah terhadap dolar AS. Tercatat poundsterling Inggris melemah 0,19 persen, dolar Kanada melemah 0,10 persen, dan dolar Australia 0,04 persen. Sementara hanya euro yang menguat sebesar 0,04 persen terhadap dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan nilai rupiah disebabkan oleh kekhawatiran pasar atas negosiasi dagang antara AS dan China.

Ibrahim mengatakan kondisi kepastian dagang masih dipertanyakan ketika negosiator utama perdagangan China Liu He telah berbicara dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

“Kedua belah pihak masih membahas penyelesaian masalah-masalah inti yang menjadi perhatian bersama. Mencapai konsensus, tentang bagaimana menyelesaikan masalah terkait kesepakatan untuk tetap berhubungan dalam perjanjian fase satu,” kata Ibrahim.

Sementara dari sisi domestik, Ibrahim mengatakan pelemahan rupiah kini masih dapat ditahan oleh prospek laju ekonomi Indonesia yang ia sebut stabil.

“Hal ini didukung oleh penyangga keuangan yang memadai, dan masih terbuka-nya ruang kebijakan untuk menopang permintaan domestik. Ini ditunjukan dari rasio total hutang terhadap PDB yang masih dibawah ambang batas” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ibrahim berpendapat dalam perdagangan Rabu (27/11) besok, rupiah kemungkinan masih akan melemah tipis di kisaran Rp14.055 hingga Rp14.112 per dolar AS.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Pertamina Tawarkan Proyek Kilang Balikpapan ke Saudi Aramco

Next Post

PUPR: Teknologi Digital Bisa Menjawab Tantangan Sektor Infrastruktur

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

PUPR: Teknologi Digital Bisa Menjawab Tantangan Sektor Infrastruktur

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara