Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Utang Baru Pemerintah Kerek Cadangan Devisa RI jadi US$ 130 Miliar

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-06-09
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia akhir Mei 2020 sebesar US$ 130,5 miliar atau Rp 1.805 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan posisi akhir April 2020 yang sebesar US$ 127,9 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menjelaskan, salah satu faktor yang meningkatkan posisi cadangan devisa adalah, penarikan utang luar negeri pemerintah. Selain itu, dipengaruhi juga oleh penempatan valuta asing (valas) perbankan di BI.

Ia menjelaskan, cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 8,3 bulan impor atau 8 bulan impor, dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Posisi cadangan devisa juga berada di atas standar kecukupan internasional, sekitar 3 bulan impor,” tulis Onny dalam keterangan resminya.

BI pun menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik.

Adapun, data utang luar negeri (ULN) Mei 2020 akan dirilis oleh BI pada Senin pekan depan (15/6). Sebelumnya, BI mencatat total ULN hingga kuartal I 2020 mencapai US$ 389,3 miliar atau sekitar Rp 6.371 triliun (asumsi kurs Rp 16.367 per dolar AS).

ULN tersebut hanya tumbuh 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, melambat dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 7,8%. ULN periode ini terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 183,8 miliar dolar AS. Kemudian, utang sektor swasta, termasuk di dalamnya BUMN sebesar US$ 205,5 miliar.

Secara rinci, utang luar negeri pemerintah pada kuartal I 2020 turun 3,6% dibanding periode yang sama tahun lalu, berbalik dibanding kuartal sebelumnya yang tumbuh 9,1%. Penurunan posisi ULN itu dipengaruhi oleh arus modal keluar dari pasar surat berharga negara dan pembayaran SBN yang telah jatuh tempo.

Di sisi lain, tren perlambatan ULN swasta masih berlanjut, di mana pada akhir kuartal I 2020 tumbuh 4,5% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhannya lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya, yang sebesar 6,6%.

Perkembangan ini disebabkan oleh kontraksi pertumbuhan ULN lembaga keuangan dan melambatnya pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Tuduhan Anti Dumping, Kemendag: RI Berpotensi Rugi Rp 26,5 T

Next Post

Kementerian PUPR Siapkan Rp 239,7 Miliar untuk Tangani Lumpur Lapindo

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Kementerian PUPR Siapkan Rp 239,7 Miliar untuk Tangani Lumpur Lapindo

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara