Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

BI: Restrukturisasi Kredit yang Dilakukan Perbankan Sudah Capai Rp 800 Triliun

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-07-24
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Bank Indonesia (BI) berupaya menjaga perekonomian di tengah pandemi virus corona. Asisten Gubernur BI Juda Agung mengungkapkan sebelum COVID-19 masuk ke Indonesia, pihaknya sudah memikirkan antisipasinya.

Langkah yang diambil saat itu adalah melonggarkan likuiditas sampai Giro Wajib Minimum (GWM) diturunkan. Saat COVID-19 dampaknya sudah semakin terasa di Indonesia, pihaknya mengikuti kebijakan restrukturisasi yang berjalan sampai sekarang.

“Nah ini kalau kita lihat data-data restrukturisasi yang dilakukan Perbankan itu sekarang ini sudah mencapai Rp 800 triliun. Kredit UMKM, komersial corporate, dan sebagainya termasuk kredit konsumen,” kata Juda saat webinar yang ditayangkan di youtube IAEI TV.

“Dan kalau kami juga lakukan dialog dengan bank itu kita hitung, kita perkirakan sekitar 1.200 triliun yang untuk tahun ini. Jadi sekitar 2 per 3 itu sudah direstrukturisasi sebenarnya oleh perbankan,” tambahnya.

 

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, Juda Agung (kiri) saat memberikan paparan di CGV Grand Indonesia. Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan

 

Meski restrukturisasi sudah mencapai Rp 800 triliun, Juda memastikan likuiditas perbankan sampai sejauh ini masih baik. Menurutnya masih terjaganya likuiditas tersebut tidak terlepas dari strategi yang sudah dijalankan oleh BI saat ini.

“Karena sebelumnya BI telah melakukan pelonggaran dari sisi likuiditas, GWM turun, kemudian juga tambahan GWM untuk perbankan yang menyalurkan ke sektor UMKM, sektor ekspor itu kita tambah lagi penurunannya,” ujar Juda.

Selain itu, Surat Berharga Negara (SBN) dan surat lainnya yang ada di sistem perbankan mencapai Rp 1.000 triliun. Kondisi itu ditambah dengan DPK yang tumbuh 8 sampai 9 persen. Sementara itu kredit hanya tumbuh 1,4 persen.

Juda mengatakan hal itu akan menambah likuiditas karena outflow lebih kecil dibandingkan inflow. Sehingga ketika restrukturisasi kredit dilakukan, kondisi likuiditas masih tetap terjaga. Dana pemerintah juga berpengaruh terhadap likuiditas.

“Penempatan dana pemerintah yang Rp 30 triliun di beberapa Bank Himbara itu sudah mulai efektif, gelontoran Rp 30 triliun itu. Nah ini sehingga menambah likuiditas,” tutur Juda.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Kemenkeu Dengar Pendapat agar Kebijakan Program PEN Tepat Sasaran

Next Post

Mulai 17 Agustus, UMKM Bisa Buat NPWP di 4 Bank BUMN

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Mulai 17 Agustus, UMKM Bisa Buat NPWP di 4 Bank BUMN

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara