Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Harga batubara melonjak 15,38% dalam sebulan terakhir, ini sebabnya

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-12-04
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Kenaikan harga batubara yang terjadi saat ini diprediksi bakal rawan koreksi. Meskipun begitu, secara tren harganya masih akan bergerak naik didukung dengan beberapa sentimen penopang termasuk harga minyak yang sempat naik.

Pada Rabu (2/12), harga batubara Newcastle kontrak pengiriman Maret 2021 di ICE Futures berada di US$ 70,90 per metrik ton. Ini adalah harga tertinggi batubara sejak 18 Februari 2020 atau hampir 10 bulan terakhir.

Harga batubara naik 2,60% ketimbang hari sebelumnya. Harga komoditas energi ini sudah melesat 15,38% dalam sebulan terakhir.

nalis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono mengungkapkan, sejauh ini tren utama harga komoditas energi menopang harga batubara. Ditambah lagi reflationary trade dan hasil pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS).

Wahyu menilai, dengan tren kenaikan harga minyak, wajar kalau sektor energi juga naik termasuk gas alam dan batubara. “Minyak bisa naik, batubara ikutan, bahkan lebih kuat dari minyak power up-nya,” kata Wahyu.

Selain itu, dukungan kenaikan harga batubara juga ditopang fundamental spesifik yakni faktor musiman. Jelang musim dingin di akhir tahun, permintaan terhadap batubara diyakini bakal meningkat, termasuk dari konsumen terbesar seperti China.

Di samping itu, China turut memegang kendali pada pergerakan komoditas hitam satu ini. Wahyu mengatakan, harga batubara tidak bisa terlalu tinggi dan juga terlalu rendah.

Ketika harga terlalu tinggi, itu tentunya akan mengancam konsumen energi atau listrik, begitu juga sebaliknya saat harga terlalu rendah maka akan mengancam sisi produsen, perusahaan tambah dan sektor keuangan yang terkait dalam dukungan modal. Untuk itu, National Dispute Resolution Chamber (NDRC) akan menjaga harga melalui intervensi ataupun manajemen isu terkait batubara.

Di sisi lain, beberapa variabel atau sentimen lainnya juga ikut menjadi sorotan lantaran mampu jadi penggerak harga batubara ke depan. Antara lain isu lingkungan atau clean energy, kondisi musiman, kebijakan ekspor impor, hingga isu perang dagang.

Wahyu mengatakan, nasib produsen akan tertekan dan bakal mengurangi supply untuk menjaga pasokan tetap rendah ketika harga anjlok. Alhasil, kondisi tersebut juga mampu memicu kenaikan harga karena permintaan tetap atau bahkan bisa kembali naik. Sedangkan saat harga naik, produsen seperti China, Australia, dan Indonesia cenderung bersemangat karena harga cukup bagus untuk ekspor.

Adapun terkait isu politik AS, Wahyu memandang ada ruang bagi Negeri Paman Sam untuk menekan penggunaan batubara dan beralih pada penggunaan energi ramah lingkungan atau go green seperti gas alam. Meskipun begitu, tekanan dari isu AS menurut Wahyu masih bisa diimbangi dengan faktor-faktor penopang lainnya.

Apalagi, Wahyu menyebutkan hasil analisis dari Wood Mackenzie memprediksi impor batubara China bakal meningkat di Desember 2020. Jumlah tersebut berpotensi naik dari sebelumnya 9,5 juta ton menjadi 20 juta ton di Desember 2020. “Hingga awal tahun, sentimen harga batubara belum akan banyak berubah. Mungkin setelah Januari 2021, ada potensi koreksi pasca-seasonal winter,” ujar dia.

Untuk jangka panjang, Wahyu memprediksi harga batubara akan bergerak pada rentang US$ 40 per metrik ton hingga US$ 120 per metrik ton. Sedangkan konsolidasi tahunan akan ada di US$ 50 per metrik ton hingga US$ 60 per metrik ton.

Sementara untuk jangka menengah harga batubara akan bergerak di kisaran US$ 50 per metrik ton hingga US$ 70 per metrik ton. “Saat harga dekat atau di atas US$ 70 per metrik ton, maka bisa sell on strength. Sedangkan saat di bawah atau mendekati US$ 50 per metrik ton bisa buy on weakness,” pungkas dia. (msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Lelang terakhir sukuk negara, pemerintah hanya pasang target Rp 6 triliun

Next Post

SKK Migas Dorong Pemerintah Loloskan 4 Stimulus untuk Genjot Investasi

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

SKK Migas Dorong Pemerintah Loloskan 4 Stimulus untuk Genjot Investasi

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara