Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Insentif PPnBM bakal kerek penjualan mobil hingga 40%, simak rekomendasi analis

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2021-03-08
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Sektor otomotif mendapat angin segar setelah pemerintah menggratiskan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor per Maret 2021. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan insentif pajak tersebut bisa meningkatkan penjualan di sektor roda empat ini.

Kinerja industri otomotif memang tertekan cukup besar selama pandemi Covid-19 menyerang. Lihat saja, Gaikindo melaporkan realisasi volume wholesales di sepanjang 2020 anjlok 48,3% dari tahun sebelumnya. Sedangkan ritel minus 44,5%.

Demi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui industri otomotif, pemerintah akhirnya mengesahkan insentif pajak yang dilakukan secara bertahap selama 9 bulan ke depan. Pembebasan PPnBM akan diberikan pada tahap pertama. Kemudian, tahap kedua diskon insentif PPnBM diberikan sebesar 50%. Lalu, insentif PPnBM 25% dari tarif akan diberikan pada tahap ketiga.

Catherina Vincentia Analis MNC Sekuritas mengatakan jumlah potongan harga mobil dari bebas pajak ini cukup signfikan bagi pembeli individual. “Secara rata-rata diskon pada mobil yang dibayar penuh setelah mendapat insentif pajak adalah 7,71%,” hitung Chaterina dalam risetnya.

Selanjutnya, diskon berkurang menjadi 3,85% saat insentif pajak berkurang ke 50% di tahap ke dua. Sementara, jika membeli mobil saat penerapan bebas pajak di 25% atau di tahap tiga, maka harga terdiskon 1,93%.

Dengan harga jual mobil yang lebih rendah, Gaikindo memproyeksikan penjualan tumbuh 40% atau sekitar 60-70 juta unit per bulan pada tahap pertama implementasi insentif pajak.

Senada, Catherina sepakat pertumbuhan penjualan mungkin tercapai karena jenis mobil yang mendapat insentif pajak memiliki pangsa pasar yang besar di 40,26% untuk sepanjang 2020.

Sementara, seiring dengan aktivitas ekonomi dan bisnis yang kembali normal, Catherina memproyeksikan penjualan mobil di bawah 1.500 cc juga akan meningkat seiring kenaikan daya beli masyarakat. Spefisik mobil tersebut memiliki pasar yang besar.

“Kami mengestimasikan penjualan mobil akan meningkat kurang lebih 30% bahkan tanpa insentif pajak, melihat penjualan mobil di tahun lalu anjlok 50%, kami mengasumsikan kenaikan penjualan mobil akan lebih tinggi apalagi dengan adanya insentif pajak,” kata Catherina.

Catherina memasang rekomendasi buy untuk PT Astra International (ASII) di target harga Rp 7.480 per saham.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Bank Syariah Indonesia Targetkan Pembiayaan Perumahan Rp 38 T pada 2021

Next Post

Kemenkeu: Utang Bambang Trihatmodjo Terus Ditagih Sampai Selesai

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Kemenkeu: Utang Bambang Trihatmodjo Terus Ditagih Sampai Selesai

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara