Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Pemerintah Lelang 5 Seri Sukuk dengan Target Rp 10 T, Ini Daftar Kuponnya

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-10-26
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Sukuk dengan tenor panjang diyakini akan menjadi incaran investor pada lelang akan dilaksanakan pada Selasa 27 Oktober 2020. Untuk diketahui, Pemerintah akan melakukan lelang lima seri sukuk dengan target indikatif ditetapkan senilai Rp10 triliun.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR Kementerian Keuangan, seri itu terdiri atas SPN-S 14042021 yang jatuh tempo 14 April 2021, PBS-027 dengan kupon 6,5 persen yang jatuh tempo 15 Mei 2023, dan PBS-026 dengan kupon 6,625 persen yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024.

Selain itu, terdapat PBS-025 berkupon 8,375 persen yang jatuh tempo 15 Mei 2033, dan PBS-028 berkupon 7,75 persen yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046.

CIO Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia Ezra Nazula mengatakan bahwa penawaran masuk pada lelang sukuk mendatang akan melampaui target dan lelang sebelumnya.

Dia menjelaskan, terdapat perbedaan jarak (spread) imbal hasil atau yield obligasi tenor pendek dan 10 tahun yang cukup lebar. Hal itu akan membuat kecenderungan peralihan minat investor dari semula ramai masuk ke sukuk dengan tenor pendek menjadi ke sukuk dengan tenor yang lebih panjang.

“Kami melihat investor cenderung mulai shifting dari tenor pendek ke tenor 10 tahun ke atas, itu juga terjadi di lelang obligasi konvensional sebelumnya, hal itu mengingat yield spread yang menarik antara dua tenor tersebut,” ujar Ezra kepada Bisnis.

Senada, Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Fikri C. Permana mengatakan bahwa sukuk dengan tenor menengah-panjang akan menjadi incaran seiring dengan ekspektasi pasar terhadap risiko pandemi Covid-19 yang mungkin berlanjut hingga paruh pertama 2021.

Hal itu akan mendorong investor untuk tetap memilih surat berharga sebagai instrumen investasinya hingga tahun depan.

“Melihat perilaku investor dalam negeri dan estimasi recoverysetidaknya pada paruh pertama 2021, antara seri PBS-025 dan PBS-026 tenor menengah-panjang dan kupon indikatif menarik akan menjadi salah satu pilihan investor,” papar Fikri kepada Bisnis.

Dia pun memprediksi penawaran yang akan masuk terhadap lelang sukuk berada di kisaran Rp40 triliun hingga Rp50 triliun, jauh melampaui target dan hasil lelang sebelumnya.

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan bahwa investor masih akan cenderung berpihak terhadap sukuk dengan seri tenor jangka pendek untuk mengurangi volatilitas pasar yang masih terjadi saat ini.

“Untuk jaga-jaga sentimen pasar yang nantinya mengalami gejolak, jadi sukuk jangka pendek akan lebih intensif. Namun, yang menarik seri PBS-025 tenor 15 tahun dan imbal hasil tinggi, kemungkinan jadi perhatian pasar apalagi untuk investor obligasi yang lebih suka buy and hold,” papar Nico kepada Bisnis.

Dia memprediksi penawaran masuk lelang sukuk mendatang berada di kisaran Rp35 triliun hingga Rp50 triliun. Menurut dia, penawaran lebih tinggi daripada estimasi itu akan mencerminkan animo baru terhadap pasar obligasi dalam negeri.

Di sisi lain, Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto mengatakan bahwa permintaan sukuk pada lelang mendatang akan membaik walaupun investor domestik masih mendominasi, terutama oleh perbankan.

Dengan demikian, seri yang paling banyak diincar kemungkinan seri bertenor jangka pendek seiring dengan kecenderungan investor perbankan yang lebih memilih seri bertenor tersebut.

“Namun, tidak menutup kemungkinan dana pensiun dan asuransi akan memasok kontribusi yang lebih tinggi karena ingin mengambil yield yang lebih tinggi, walaupun durasi lebih panjang,” papar Ramdhan kepada Bisnis.

Dia memprediksi penawaran yang akan masuk dapat mencapai Rp30-40 triliun. Angka itu lebih tinggi daripada hasil penawaran sukuk terakhir, Selasa (13/10/2020), yang hanya mencapai Rp25,85 triliun.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Satu Tahun Jokowi, Kemenkeu di Bawah Sri Mulyani Sudah Ngapain Saja?

Next Post

Sri Mulyani Cerita Calo Anggaran dan Uang Sogokan Sempat Lumrah di Kemenkeu

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Sri Mulyani Cerita Calo Anggaran dan Uang Sogokan Sempat Lumrah di Kemenkeu

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara