Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Saham-saham perbankan ini bisa jadi pilihan setelah ada jaminan kredit korporasi

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-08-04
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Kebijakan mengenai penjaminan pinjaman untuk segmen korporasi non-UMKM dan non-BUMN memberikan dampak positif untuk sejumlah perbankan yang dilibatkan. Penjaminan kredit korporasi ini akan menggandeng 15 perbankan di Tanah Air dengan target kredit sebesar Rp 100 triliun hingga 2021 mendatang.

Sejumlah perbankan berstatus sebagai perusahaan terbuka yang dilibatkan meliputi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).

Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menilai, penjaminan pinjaman ini akan meringankan perbankan yang menyalurkan kredit serta dapat meningkatkan likuiditas. Dia bilang seluruh perbankan yang memperoleh tugas ini akan diuntungkan, terutama bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV.

Memasuki paruh kedua tahun ini, Wisnu mengatakan prospek emiten perbankan bakal membaik ketimbang kuartal kedua kemarin. Wisnu melihat tingkat penyaluran kredit dapat tumbuh dan rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) juga menurun pada semester kedua 2020.

Meski demikian, dia mengatakan kinerja perbankan belum dapat kembali pulih seperti saat kondisi normal. “Pasalnya pada kuartal kedua perbankan besar pun mengalami penurunan kinerja karena iklim bisnis tertekan, korporasi besar menahan ekspansi, di lain sisi NPL naik,” ujar Wisnu.

Wisnu menjagokan saham perbankan dari BUKU IV. Kalau dilihat dari kondisi rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) BUKU IV masih terbilang wajar. Dalam catatan Kontan, CAR BBNI tercatat sebesar 16,07% dan CAR BBCA sebesar 22,5%. Sementara itu, rasio kecukupan modal BBRI berada di level 18,23%.

Selain itu, Wisnu mencermati BBCA karena dinilai cukup baik dalam pengendalian NPL. Wisnu menyarankan pelaku pasar bisa masuk saham-saham ini, terutama ketika ada penurunan harga.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada menambahkan, perbankan juga bisa melakukan inovasi pengembangan layanan perbankan sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja di paruh kedua 2020. Reza juga merekomendasikan investor untuk bisa mencermati saham BBRI dan BBCA karena dari sisi likuiditas masih oke.

Pada penutupan perdagangan Senin (3/8) saham BBCA terkoreksi 1,76% ke harga Rp 30.650 per saham, BBRI anjlok 5,38% ke harga Rp 2.990 per saham, BBNI minus 3,48% ke harga Rp 4.440, dan BMRIturun hingga 5.17% ke harga Rp 5.500 per saham.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

OJK Gugat Perusahaan Joko Tjandra soal Sewa Gedung Wisma Mulia 1

Next Post

Realisasi stimulus UMKM sudah mencapai 25,27% per 3 Agustus 2020

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Realisasi stimulus UMKM sudah mencapai 25,27% per 3 Agustus 2020

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara