Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Seri-seri pendek masih akan jadi primadona pada lelang SBSN

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-07-06
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Setelah mendapat sambutan yang baik pada dua pekan lalu, rencana pemerintah menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa (7/7) justru diperkirakan akan turun. Baik dari segi minat dan jumlah penawaran yang masuk.

Pada lelang SBSN dua pekan lalu, tepatnya 9 Juni 2020, jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 38,85 triliun. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi selama kuartal II-2020 kemarin.

Pada lelang Selasa besok, rencananya seri-seri SBSN yang dilelang yakni satu seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara – Syariah) dan lima seri PBS (Project Based Sukuk). Berikut enam seri surat utang beserta imbalannya:

1. SPN-S 08012021 yang jatuh tempo pada 8 Januari 2021 dengan imbalan diskonto

2. PBS002 yang jatuh tempo pada 15 Januari 2022 dengan imbalan 5,45%

3. PBS026 yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 dengan imbalan 6,625%

4. PBS022 yang jatuh tempo pada 15 April 2034 dengan imbalan 8,625%

5. PBS005 yang jatuh tempo pada 15 April 2043 dengan imbalan 6,75%

6. PBS028 yang merupakan penerbitan baru dan akan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046. Adapun besaran kuponnya baru akan diumumkan pada 7 Juli mendatang

Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana memperkirakan yield pada lelang SBSN masih akan melanjutkan tren merendah.

“Dengan melihat tren yield yang ada, saya rasa mungkin penawaran kompetitif akan lebih banyak. Dengan demikian yield mungkin akan lebih rendah dibanding dengan kupon indikatif,” kata Fikri.

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto mengatakan pada lelang SBSN besok, seri-seri pendek masih akan menjadi seri yang paling banyak diburu. Ia menjagokan seri PBS002 dan seri PBS026 yang akan jadi primadona para peserta.

“Dengan semakin tinggi kekhawatiran dan ketidakpastian di pasar, maka investor akan cari seri-seri yang lebih aman. Seri pendek tenor dua dan empat tahun akan jadi buruan karena tidak terlalu volatile dan punya risiko yang lebih rendah,” ujar Ramdhan.

Terkait keputusan pemerintah menerbitkan seri baru yakni PBS028, Ramdhan menilai seri tersebut tidak akan langsung mendapat sambutan yang baik. Menurutnya, seri baru terlebih seri tenor panjang masih perlu waktu, apalagi likuiditas juga belum terlalu bagus.

“Jadi penerbitan seri ini sebagai upaya pemerintah untuk profiling juga. Kalau peminat, biasanya non-banking seperti dana pensiun akan masuk ke seri dengan tenor-tenor panjang seperti ini,” kata Ramdhan.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Ini emiten logam emas paling prospektif pada tahun 2020

Next Post

Menperin Sebut Kepercayaan Industri Mulai Pulih

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Menperin Sebut Kepercayaan Industri Mulai Pulih

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara