Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Subsidi Listrik Tak Tepat Sasaran, ESDM Sisir Data Pelanggan 450 VA

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2021-06-04
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan kembali menyisir data penerima subsidi listrik pelanggan golongan 450 VA. Pasalnya daftar pelanggan kurang mampu yang menerima subsidi listrik selama ini belum akurat.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan kondisi ini terjadi lantaran tidak sepadannya data mengenai kelompok masyarakat yang kurang mampu. Terutama antara Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial dengan data pelanggan milik PLN.

“Tidak seluruh pelanggan 450 VA tercantum dalam DTKS, artinya ada yang di luar DTKS tidak layak lagi disubsidi. Ini yang jadi opsi kalau pemilihan ini dilakukan, maka kita bisa hitung penghematannya,” kata Rida dalam Konferensi pers secara virtual, Jumat (4/6).

Oleh karena itu, perlu dilakukan pemadanan antara data yang dimiliki PLN dengan DTKS Kemensos. Adapun opsi penyisiran untuk pelanggan 450 VA ini masih dalam proses diskusi bersama Komisi VII DPR. Sehingga kebijakan ini belum diputuskan.

Namun Rida mengaku pemerintah telah menyiapkan data pelanggan 450 VA yang berhak menerima subsidi listrik. “Semua hal ini yang paling menjadi penentu adalah akurasi atau validitas data DTKS. Suka atau tidak suka, DTKS jadi acuannya,” ujar Rida.

Di samping itu, dia juga memastikan jika pemerintah tidak ada niatan untuk menurunkan anggaran subsidi listrik. Hanya verifikasi data ini diperlukan agar penerima subsidi listrik lebih tepat sasaran.

Adapun proses pemadanan data dari PLN dan DTKS terkait penerima subsidi ini akan dimulai pada akhir Juni. “Jadi ini masih berproses dan ini belum diputuskan, tapi kamis sudah siapkan skenarionya,” kata Rida.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari mengatakan DTKS memuat 40% penduduk dengan pendapatan terendah.

Dari data yang selalu diperbaharui enam bulan sekali itu, diketahui ternyata ada pelanggan 450 VA yang seharusnya tidak masuk dalam kelompok masyarakat ekonomi terendah.

“Contohnya kos-kosan, biar dapat subsidi ini dipasangin 450 VA. Ini contohnya banyak. Ini lah yang kita berencana untuk keluarkan dari golongan bersubsidi. Jadi lagi-lagi semangatnya adalah kita ingin subsidinya tepat sasaran,” kata dia.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Sri Mulyani Ancam Blokir Akses Obligor BLBI ke Seluruh Lembaga Keuangan

Next Post

Pemerintah Tagih Utang BLBI Rp 110 T, Mahfud Md: Obligor Jangan Sembunyi

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Pemerintah Tagih Utang BLBI Rp 110 T, Mahfud Md: Obligor Jangan Sembunyi

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara