Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

APPI Klaim 76 Multifinance Siap Laporkan Aset

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-08-21
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0


KeuanganNegara.id-
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) mencatat sebanyak 76 perusahaan pembiayaan (multifinance) siap melaporkan asetnya melalui PT Rapindo. Rapindo merupakan wadah untuk registrasi aset pembiayaan Indonesia yang sepenuhnya dimiliki oleh APPI.

Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno menyebutkan jumlah multifinance di Indonesia saat ini mencapai 183 perusahaan. Dari jumlah tersebut, yang berpotensi terdaftar sebagai anggota registrasi aset sebanyak 120 perusahaan. Sebanyak 76 perusahaan diklaim sudah terdaftar dalam Rapindo, karena memiliki bisnis yang membutuhkan registrasi aset, misalnya bisnis pembiayaan perlengkapan rumah tangga dan elektronik. Sisanya, sebanyak 63 perusahaan tidak memiliki bisnis yang membutuhkan registrasi aset.

Rapindo bertujuan untuk mencegah satu aset dibiayai oleh dua perusahaan multifinance berbeda (double financing). Selain itu, mencegah pula praktik multifinance yang menjaminkan aset piutang yang sama kepada lebih dari satu bank (double pledging). Sederhananya, multifinance tidak bisa lagi menjaminkan aset yang sama kepada lebih dari satu penyokong dana.

“Dari total 183 multifinace di Indonesia, sekitar 120 yang potensial memiliki kaitan dengan registrasi aset,” katanya, Selasa (20/8).

Ia menargetkan seluruh multifinance yang berjumlah 120 perusahaan tergabung sebagai anggota Rapindo hingga akhir tahun. Optimisme ini muncul lantaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator tengah merancang Peraturan OJK (POJK) yang mewajibkan perusahaan multfinance terdaftar dalam registrasi aset pembiayaan.

“Kami mendengar itu akan menjadi kewajiban, tetapi kembali lagi ini masih dalam tahap pembahasan di OJK, jadi ini ranah OJK,” imbuhnya.

Dari sisi data, ia mengungkapkan data aset yang terdaftar di Rapindo mencapai 1,8 juta data atau 12 persen dari data aset yang berjumlah kurang lebih 18 juta data.

Untuk diketahui, dalam sistem registrasi aset tersebut perusahaan dan perbankan yang bergabung dapat melihat aset yang dibiayai. Data itu berupa nomor sasis atau enam digit terakhir dari Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) dan nomor mesin untuk kendaraan bermotor. Sedangkan untuk alat berat dan mesin, anggota bisa melihat data nomor faktur.

“Rapindo sudah menyiapkan kapasitas 100 juta data. Ini bukan hanya registrasi data untuk kendaraan roda dua dan empat, tapi juga untuk alat berat dan mesin-mesin perusahaan. Ke depan kami ingin data nomor sertifikat juga masuk karena bisanya untuk jaminan,” tuturnya.

Selain perusahaan pembiayaan, sistem registrasi aset juga terbuka untuk perbankan. Ia bilang baru dua bank yang bergabung, yakni PT Bank BTPN Tbk dan Bank Sahabat Sampoerna yang resmi menjadi anggota pada hari ini.

“Diharapkan bank-bank lain bisa mengikuti langkah BTPN dan Bank Sahabat Sampoerna,” ujarnya.

Dengan terdaftar sebagai anggota, kedua bank itu memiliki hak akses guna memastikan aset pembiayaan yang dibiayai multifinance. Pasalnya, sistem akan mendeteksi apabila ada praktik double financing dan double pledging.

Akan tetapi, sistem tidak mencatat data debitur lantaran dan jumlah pembiayaan lantaran menyangkut kerahasiaan data nasabah.

Direktur UKM, Pendanaan, Institusi Keuangan, dan Jaringan Kantor Bank Sampoerna Ong Tek Tjan mengatakan registrasi aset ini merupakan terobosan bagi industri multifinance maupun perbankan.

“Ke depan partner kami yang akan kerja sama, akan kami syaratkan mereka sudah masuk anggota Rapindo,” katanya.

Untuk diketahui, Rapindo digagas pada akhir 2018. Latar belakang pembentukannya adalah beberapa multifinance kesulitan mendapatkan pendanaan dari perbankan akibat kasus double financing dan double pledging. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Trump Ingin Pangkas Pajak Profit Jual Aset

Next Post

Fahri Hamzah Minta Sri Mulyani Biarkan DPR Atur Uang Sendiri

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Fahri Hamzah Minta Sri Mulyani Biarkan DPR Atur Uang Sendiri

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara