Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Beban Usaha Naik, PLN Cetak Laba Bersih Rp7,35 T per Juni

sunardo by sunardo
2019-09-23
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id- PT PLN (Persero) mencetak laba bersih Rp7,35 triliun per Juni 2019. Perolehan laba perusahaan listrik pelat merah itu berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu yang rugi sebesar Rp5,35 triliun.

Padahal, menilik laporan keuangan semester I 2019, beban biaya usaha perusahaan naik 7,08 persen dari Rp142,43 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp152,51 triliun.

Komponen biaya usaha dengan kenaikan terbesar berasal dari beban pembelian listrik swasta, yaitu 9,52 persen menjadi Rp41,4 triliun. Kenaikan beban pembelian listrik ini terjadi seiring dengan masuknya beberapa Independent Power Producer (IPP) untuk menyuplai daya ke PLN.

Sementara, biaya bahan bakar mendominasi 43 persen terhadap total beban biaya usaha, di mana biaya gas merupakan biaya bahan bakar terbesar, meskipun output listriknya hanya berkontribusi 22%.

Kendati beban biaya usaha naik, Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto mengatakan penjualan tenaga listrik juga bertumbuh 4,95 persen menjadi Rp133,45 triliun per Juni 2019. Pertumbuhan penjualan berasal dari kenaikan volume sebesar 118,52 Terra Watt hour (TWh).

“Volume penjualan listrik naik 4,41 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni 113,52 TWh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (23/9).

Peningkatan konsumsi volume listrik juga didukung oleh bertambahnya jumlah pelanggan, di mana sampai dengan akhir Juni 2019 telah mencapai 73,62 juta atau bertambah 3,92 juta pelanggan dari posisi sebelumnya 69,7 juta pelanggan.

“Bertambahnya jumlah pelanggan ini mendorong kenaikan rasio elektrifikasi nasional dari 98,3 persen pada akhir 2018 menjadi 98,81 persen pada akhir Juni 2019,” jelasnya.

Faktor lain yang mendongkrak pertumbuhan laba, Sarwono mengatakan penguatan mata uang rupiah terhadap dolar AS dan euro, di mana sebagian besar pinjaman jangka panjang yang diperoleh perusahaan berbentuk dolar AS.

“Penguatan nilai tukar rupiah berdampak positif bagi hasil usaha PLN, yang mana PLN membukukan keuntungan selisih kurs pada Juni 2019 sebesar Rp5,04 triliun,” katanya.

Listrik Tak Naik

Sarwono menuturkan efisiensi operasi juga terus dilakukan dengan mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pembangkit PLN dan menggantinya dengan Biofuel, serta menambah pasokan listrik dari pembangkit lain yang berbiaya operasi lebih murah.

Efisiensi operasi dilakukan mengingat sampai saat ini pemerintah masih bertahan untuk tidak menaikkan tarif listrik. Hal itu ditempuh demi menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun demikian, pemerintah sesuai Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 berkomitmen mendukung kesehatan keuangan PLN untuk menjalankan penugasan Public Service Obligation (PSO) dan ekspansi untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan (PIK). (cnn)

Share this:

  • Click to share on X (Opens in new window) X
  • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Rupiah Melemah 0,12 Persen ke Rp14.072 per Dolar AS

Next Post

Harga Emas Naik Jadi Rp762 Ribu, dipicu Sinyal Negatif AS-China

sunardo

sunardo

Next Post

Harga Emas Naik Jadi Rp762 Ribu, dipicu Sinyal Negatif AS-China

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara