Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Mantan Bos The Fed Ingatkan Ancaman Resesi AS

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-11-23
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Mantan bos Bank Central AS, The Fed Janet Yellen mengaku khawatir dengan kondisi perekonomian AS di tengah perang dagang dengan China. Buntut dari saling lempar tarif antara kedua negara tersebut bisa berakibat pada berakhirnya ekspansi ekonomi terpanjang AS.

Menurut prediksi Yellen, AS bisa saja mengalami resesi. “Saya harus mengatakan kemungkinan resesi lebih tinggi dari biasanya dan pada tingkat yang membuat saya tidak nyaman. Banyak alasan untuk khawatir,” ujarnya di acara World Business Forum di New York,

Ketegangan perdagangan yang tak kunjung mereda, Yellen menilai dapat memunculkan risiko perlambatan ekonomi AS.

Kendati demikian, Yellen memaparkan secara keseluruhan, kondisi ekonomi AS masih baik-baik saja. Salah satu indikatornya adalah tingkat pengangguran yang rendah dan bertahan pada kisaran 3,6 persen.

Industri bisnis masih membutuhkan serapan tenaga kerja yang tinggi, sehingga mereka dengan keterampilan seadanya sampai yang memiliki catatan kriminal masih dipekerjakan.

Namun, menurut Yellen, hal ini bukti ada perkembangan yang positif. Karena dengan begitu, pekerja dapat mengasah keterampilan dan menghasilkan sumber daya yang berkualitas.

Indeks pasar saham Dow Jones Industrial Average (DJIA) sendiri melewati 28 ribu pada pekan lalu. Indikator ini menunjukkan investor masih menyambut positif dari negosiasi perdagangan AS dan China.

Selain itu, Yellen melihat Negara Paman Sam tidak dibebani banyak utang. Dengan begitu, setidaknya masih ada titik terang untuk perekonomian AS.

Namun, menengok industri manufaktur yang cukup terdampak akan ketegangan ini, Yellen mengingatkan masih ada kekhawatiran yang mesti dipertimbangkan.

Begitu juga dengan pertumbuhan China yang kian melambat, serta Jerman yang bisa saja terseret resesi. Persoalan ini bisa membawa dampak bagi perekonomian AS.

“Kita bisa merasakan dampak dari melemahnya (perekonomian) dan perdagangan global pada pasar kerja dan pelayanan,” tutur Yellen.

Solusi paling mudah untuk menanggulangi ketidakpastian ekonomi global, menurut Yellen, dengan menunda proyek investasi.

Perang dagang awalnya bermula ketika Presiden AS Donald Trump berencana mengenakan tarif bea masuk sebesar US$50 miliar untuk barang-barang dari China. Kemudian, China turut menerapkan tarif bea masuk untuk produk impor dari AS.

“Perang tarif tersebut dirasakan oleh konsumen dan industri bisnis AS. Hal ini membuat aktivitas bisnis jadi lebih sulit dan mahal, sehingga sulit mengendalikan biaya,” kata Yellen.  (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Pemerintah Asuransi Aset Kemenkeu Senilai Rp10,84 Triliun

Next Post

Inalum Siapkan Rp7 Triliun Beli Saham Vale

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Inalum Siapkan Rp7 Triliun Beli Saham Vale

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara