Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Perbanas Ingatkan Kekeringan Likuiditas Ancam Bank di RI

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-09-27
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

KeuanganNegara.id- Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Aviliani menuturkan perbankan harus berhati-hati terhadap kekeringan likuiditas tahun depan. Dia berharap otoritas bisa membuat strategi mitigasi guna mengendalikan risiko kekeringan likuiditas. “Kondisi ini harus mulai menjadi perhatian. Harus ada mitigasi risiko yang dibuat,” kata Aviliani .

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memprediksi loan to deposits rastio (LDR) 2020 akan mencapai 100,6 persen. Proyeksi ini naik dari bulan lalu yang masih diprediksi di level 99,7 persen pada 2020. Adapun pada tahun ini, LPS memprediksi LDR 96,8 persen.

Aviliani menjelaskan, peningkatan proyeksi tersebut sejalan dengan rencana pemerintah yang masih gencar menggarap proyek infrastruktur. Proyek infrastruktur akan menyerap kredit dalam jumlah yang besar, terutama dari bank-bank pelat merah.

Di sisi lain, Aviliani menuturkan, pemerintah juga masih berfokus menawarkan surat berharga negara dengan kupon tinggi. Hal ini akan membuat banyak dana akan mengalir ke kas pemerintah terlebih dahulu.

“Kalau berbicara kupon SBN, pemerintah juga tidak memiliki pilihan lain. Pemerintah juga menginginkan dana dari pihak asing tidak keluar guna menjaga stabilitas rupiah,” katanya.

Aviliani menyarankan, tahun depan pemerintah perlu menunda beberapa belanja strategis guna menekan defisit anggaran yang lebih dalam. “Salah satunya infrastruktur. Jika defisit bisa dikendalikan, maka kebutuhan untuk menyerap dana masyarakat lebih terjaga,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh, ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Wisnu Wardana. Menurutnya, tekanan dari defisit neraca pembayaran akan lebih landai. Pasalnya maturity dari obligasi sudah banyak terjadi pada 2018 dan 2019.

“Jadi kebutuhan untuk menyerap dana masyarakat melalui pasar modal sedikit lebih landai,” ucapnya.

Meskipun demikian, Wisnu menggaris bawahi posisi LDR yang diprediksi mencapai 100 persen sangat berisiko. “Kalau sudah 100 persen artinya bank tidak lagi memiliki giro wajib minimum yang dapat digunakan untuk memitigasi risiko likuiditas,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (Bank Woori Saudara/BWS) M. Tri Budiono menuturkan, perseroan belum membahas lebih jauh terkait dengan kondisi bisnis tahun depan.

“Kita belum bisa sampaikan karena rencana bisnis bank tahun depan baru kami buat di bulan November,” ungkapnya.

Kekeringan likuiditas menjadi isu perbankan dunia. Salah satunya, perbankan di Amerika Serikat mengalami kekeringan likuiditas. Bahkan dalam sepekan terakhir sempat diguyur dana oleh Bank Sentral Amerika Serikat sebesar US$ 278 miliar. (msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Kompensasi IMB Longgar, Bangunan Tak Sesuai Standar Dibongkar

Next Post

Internet Sumbang 2,1 Triliun Dolar AS terhadap Ekonomi AS

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Internet Sumbang 2,1 Triliun Dolar AS terhadap Ekonomi AS

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara