Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Di Era Susi, Stok Ikan Terus Meningkat karena Pemberantasan Illegal Fishing

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-06-09
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Pemberantasan praktik illegal, unreported and unregulated (IUU) Fishing di sektor kelautan menjadi salah satu pekerjaan yang mesti dibereskan banyak negara. Terlebih negara seperti Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan.

Ikhtiar pemberantasan pencurian ikan ini bukan tidak pernah digalakkan di Indonesia. Menurut CEO Indonesian Ocean Justice Initiative (IOJI), Mas Achmad Santosa, stok ikan mengalami peningkatan yang cukup signifikan di tahun 2017 atau saat Susi Pudjiastuti menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir sejak 2013 sampai 2017, stok ikan Indonesia terus meningkat dari 7,31 juta ton menjadi 12,54 juta ton,” ujar Mas Achmad Santosa.

Langkah tersebut menyebabkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai rekor tertinggi di tahun 2017, yakni sebesar Rp 490,23 miliar. Gencarnya pemberantasan IUU Fishing lewat kebijakan penenggelaman kapal asing pencuri ikan, menurut dia, juga berdampak pada meningkatnya daya beli nelayan.

“Nilai tukar nelayan semula 104,63 di tahun 2014 menjadi 109,86 pada tahun 2017. Nilai tersebut terus naik dan mencapai 113,08 di bulan Mei 2019,” ujarnya.

Kapal patroli TNI AL melintasi belasan kapal nelayan Vietnam sesaat sebelum ditenggelamkan. Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang

 

Kendati demikian, praktik IUU Fishing justru kembali marak terjadi, terutama di tengah merebaknya pandemi COVID-19. Melonggarnya kebijakan penenggelaman kapal ditambah lemahnya pengawasan terhadap titik rawan di wilayah perbatasan, jadi beberapa alasan kembali ramainya kapal-kapal pencuri ikan.

Beberapa wilayah itu meliputi Laut Aru, Laut Arafuru, Laut Timor bagian Timur. Selain itu, kondisi yang sama juga terjadi di Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan.

“Pada masa pandemi COVID-19, illegal fishing oleh kapal asing menjadi semakin marak. Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melaporkan bahwa sejak Oktober 2019, 70 persen dari penangkapan kapal asing terjadi selama masa pandemi COVID-19,” jelasnya.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

LPS Proses Pembayaran Klaim Simpanan BPRS Gotong Royong

Next Post

Tuduhan Anti Dumping, Kemendag: RI Berpotensi Rugi Rp 26,5 T

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Tuduhan Anti Dumping, Kemendag: RI Berpotensi Rugi Rp 26,5 T

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara