Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Ditargetkan Beroperasi 2021, KRL Yogyakarta – Solo Akan Berhenti di 11 Stasiun

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2021-01-20
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo mengatakan kereta rel listrik atau KRL relasi Yogyakarta – Solo atau Jogja-Solo ditargetkan beroperasi pada 2021. Kereta yang menggantikan KA Prameks ini akan berhenti di sebelas stasiun dalam satu rangkaian perjalanan.

“Sesuai dengan rencana operasi (KRL), kami akan menambah empat stasiun dari semula tujuh stasiun (yang dilewati KA Prameks),” ujar Didiek dalam webinar.

Sebelas stasiun tersebut meliputi Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Maguwo, Stasiun Brambanan, Stasiun Srowot, Stasiun Klaten, Stasiun Ceper, Stasiun Delanggu, Stasiun Gawok, Stasiun Purwosari, dan Stasiun Solobalapan. Didiek berharap beroperasinya KRL Jogja-Solo akan menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru di sekitar stasiun pemberhentian.

Meski demikian, Didiek menyatakan perlu ada dukungan moda transportasi darat, seperti angkutan umum, yang mendukung operasional KRL. Moda transportasi pendukung bakal mempermudah masyarakat menjangkau stasiun dari titik pemberangkatan.

Proses pembangunan KRL Jogja-Solo telah berlangsung selama sembilan tahun. Pada 2011, Kementerian Perhubungan mulai menggelar studi kelayakan terkait pembangunan elektrifkasi kereta api lintas Kutuarjo-Yogyakarta-Solo. Kemudian pada 2021, pemerintah melaksanakan detail engineering design atau DED elektrifikasi.

Tujuh tahun kemudian, yakni pada 2019, Kementerian mulai merencanakan pembangunan konstruksi elektrifikasi kereta segmen Yogyakarta-Klaten. Pada 2020, tahap konstruksi dilanjutkan untuk segmen Klaten-Solobalapan. Dalam waktu yang sama, elektrifikasi segmen Yogyakarta-Klaten mulai dioperasikan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan KRL Jogja-Solo perlu dibangun untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat terhadap angkutan umum. Dia menjelaskan, sebelum pandemi Covid-19, jumlah penumpang keretaPrameks relasi Jogja-Solo mencapai 5 juta penumpang per tahun dan diprediksi meningkat menjadi 6 juta pada 2021.

“Di 2035, dengan adanya kebangkitan-kebangkitan ekonomi baru, diprediksi potensi penumpang Jogja-Solo mencapai 29 juta per tahun,” katanya.

Selain mengakomodasi tingginya jumlah penumpang, pembangunan KRL Jogja-Solo digadang-gadang bakal mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan di Borobudur sebagai salah satu destinasi super prioritas. Dia menyebut KRL akan dioperasikan dengan harga terjangkau sehingga dapat menarik minat penumpang, termasuk wisatawan.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Wijaya Karya: Kontruksi Jalan Tol Kunciran-Cengkareng Akan Rampung Bulan Depan

Next Post

Sri Mulyani: RUU Hubungan Keuangan Pusat & Daerah Kendalikan Defisit

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Sri Mulyani: RUU Hubungan Keuangan Pusat & Daerah Kendalikan Defisit

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara